Didemo BRSK, KPK Didesak Usut Dugaan Korupsi Telkomsel yang Seret Nama Nugroho

- Publisher

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA– Massa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Sikat Koruptor (BRSK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (16/7/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak KPK segera mengusut dugaan korupsi senilai Rp2 triliun di PT Telkomsel yang disebut berkaitan dengan proyek jasa pelayanan notifikasi perbankan.

Selain mendesak percepatan penanganan perkara, massa juga meminta KPK memeriksa Direktur Utama PT Telkomsel, Nugroho alias Nugi. Nama tersebut disorot dalam orasi dan tuntutan yang disampaikan peserta aksi. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari KPK mengenai status hukum perkara tersebut maupun tanggapan dari PT Telkomsel.

Koordinator Lapangan BRSK, Syafiq Naufal, mengatakan dugaan penyimpangan itu berkaitan dengan proyek kerja sama layanan notifikasi perbankan antara Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Telkom. Menurutnya, laporan mengenai dugaan kasus tersebut telah disampaikan ke bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK pada 5 Juli 2026, tetapi hingga kini belum terlihat perkembangan yang signifikan.

Syafiq menilai dugaan korupsi di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN) harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Ia menyebut praktik korupsi, apabila terbukti terjadi, akan berdampak langsung terhadap masyarakat karena mengurangi kemampuan negara dalam menyediakan layanan publik.

Baca Juga  Paslon Cabup-Cawabup Mathur - Jayus Bangkalan Alami Teror Politik, Baliho Dirusak di Enam Titik

“Besarnya gaji, tunjangan, dan berbagai fasilitas yang dinikmati para pejabat BUMN seharusnya menjadi amanah untuk bekerja secara profesional dan berintegritas. Namun, keserakahan masih menjadi penyebab utama kerugian negara. Negara tidak boleh kalah oleh koruptor, karena setiap rupiah uang rakyat yang dikorupsi berarti berkurangnya kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan yang layak dan pelayanan kesehatan,” ujar Syafiq dalam orasinya.

Dalam aksinya, BRSK menyampaikan empat tuntutan kepada KPK. Pertama, mendesak KPK segera memeriksa dan memproses hukum pihak-pihak yang diduga bertanggung jawab, termasuk Direktur Utama PT Telkomsel Nugroho alias Nugi apabila ditemukan bukti yang cukup.

Kedua, massa meminta KPK mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat dalam proyek jasa pelayanan notifikasi perbankan tanpa tebang pilih.

Ketiga, BRSK mendesak lembaga antirasuah membongkar dugaan jaringan dan aktor intelektual di balik perkara tersebut apabila didukung alat bukti yang memadai.

Keempat, mereka meminta KPK menyita aset pihak-pihak yang nantinya terbukti bersalah sesuai ketentuan hukum sebagai langkah pemulihan kerugian negara agar hasilnya dapat dikembalikan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan nasional.

Baca Juga  Korban Meninggal Akibat Bom Bunuh Diri di Pakistan Terus Meningkat

Menurut BRSK, pengusutan perkara tersebut menjadi penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi, khususnya di lingkungan BUMN yang mengelola aset dan dana dalam jumlah besar.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian hingga selesai. Massa membubarkan diri setelah menyampaikan aspirasi dan menyerahkan tuntutan kepada KPK.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Setelah 1 Tahun Mangkrak, KPK Periksa 5 Saksi Korupsi Dana Hibah Jatim yang Seret Anwar Sadad dkk
Sidang Dukun Cabul Pamekasan Akan Digelar Besok, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Berat
KPK Panggil Lima Saksi Terkait Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim
Kerugian Negara Capai Rp50,9 Miliar, Demonstran: Gubernur Jatim Pura-Pura Tuli!
Dana Inkubasi Pesantren di Pamekasan Diduga Dipotong, Libatkan Oknum Kemenag, Anggota Dewan, dan Ketua Parpol
KPK Tahan Dua Eks Pejabat Pertamina Terkait Korupsi Pengadaan LNG yang Rugikan Negara Rp 1,8 Triliun

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:48 WIB

Didemo BRSK, KPK Didesak Usut Dugaan Korupsi Telkomsel yang Seret Nama Nugroho

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:03 WIB

Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 18:56 WIB

Setelah 1 Tahun Mangkrak, KPK Periksa 5 Saksi Korupsi Dana Hibah Jatim yang Seret Anwar Sadad dkk

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:51 WIB

Sidang Dukun Cabul Pamekasan Akan Digelar Besok, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Berat

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB