KPK Panggil Lima Saksi Terkait Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim

- Publisher

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi/ist

ilustrasi/ist

Jawa Timur– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah untuk kelompok masyarakat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) tahun anggaran 2021–2022. Dalam perkembangan terbaru, KPK memanggil lima orang saksi untuk dimintai keterangan.

Pemeriksaan kelima saksi yang semuanya berasal dari pihak swasta ini dilakukan di Polres Trenggalek pada Senin (11/8/2025). Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa kelimanya berinisial SC, RYN alias JON, EM, BOY, dan MR.

Pengembangan Kasus yang Seret Mantan Ketua DPRD Jatim

Pemanggilan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus yang sebelumnya telah menjerat 21 orang sebagai tersangka. Salah satu tersangka yang cukup disorot adalah Kusnadi, mantan Ketua DPRD Jatim.

Secara rinci, dari 21 tersangka tersebut: Empat orang ditetapkan sebagai penerima suap. Tiga di antaranya adalah pejabat negara dan satu orang staf pejabat.

Tujuh belas orang lainnya berstatus sebagai pemberi suap, terdiri dari 15 pihak swasta dan dua pejabat negara.

KPK menduga dana hibah yang seharusnya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat justru dijadikan sarana transaksi suap antara pihak swasta dengan oknum pejabat.

Baca Juga  Fattah Jasin Dapat Restu PKS untuk Maju di Pilkada Pamekasan

Sejauh ini, penyaluran dana hibah yang bermasalah tersebut teridentifikasi terjadi di delapan kabupaten di Jawa Timur.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB