SuaraNet, Pamekasan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Madura Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Posko 05 mengembangkan seni kaligrafi sebagai salah satu sarana dakwah sekaligus upaya memperindah ruang ibadah di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.
Program tersebut salah satunya diwujudkan melalui rencana pemasangan karya kaligrafi di Masjid Darul Amin. Sebelum merealisasikan rencana itu, tim KKN terlebih dahulu melakukan silaturahmi sekaligus meminta izin kepada KH. Abu Bakar Shiddiq, tokoh agama yang juga menjabat sebagai Ketua MWCNU Pademawu Pamekasan.
Kunjungan yang berlangsung pada Rabu, 5 Agustus itu dikoordinatori Koordinator Desa (Kordes) KKN Posko 05, Muhaimin, bersama anggota tim. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat setempat serta memperoleh pengalaman dan wawasan keagamaan.
Muhaimin mengatakan, kunjungan tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk mengajukan izin pemasangan karya kaligrafi, tetapi juga mempererat hubungan dengan tokoh agama dan membangun komunikasi agar pelaksanaan program KKN dapat berjalan sesuai dengan kondisi masyarakat setempat.
“Kami melakukan silaturahmi sambil meminta izin pemasangan kaligrafi sebagai bagian dari upaya menghadirkan nilai estetika dan dakwah melalui seni tulisan kaligrafi,” kata Muhaimin.
Rencana tersebut mendapat respons positif dari KH. Abu Bakar Shiddiq. Ia mendukung kegiatan mahasiswa yang berkaitan dengan penguatan nilai keagamaan dan budaya. Namun, ia menekankan agar pemasangan karya kaligrafi tetap memperhatikan kearifan lokal serta tata letak dan fungsi masjid.
“Selama niatnya untuk memperindah dan memperkuat ibadah, kami terbuka menerima inisiatif yang dirancang dengan baik,” ujarnya.
Selain menyiapkan karya untuk masjid, mahasiswa KKN Posko 05 juga menjalankan kegiatan pembelajaran kaligrafi secara rutin setiap Jumat sore di Balai Desa Dasok. Kegiatan tersebut ditujukan sebagai ruang belajar bagi anak-anak maupun masyarakat yang ingin mengenal teknik penulisan huruf Arab dan seni kaligrafi Islami.
Pembelajaran dilaksanakan secara bertahap dengan materi yang disesuaikan dengan kemampuan peserta, mulai dari tingkat dasar hingga pengembangan keterampilan bagi peserta yang ingin mendalami seni kaligrafi.
Ke depan, tim KKN Posko 05 merencanakan pembuatan sejumlah karya kaligrafi yang dapat ditempatkan di masjid atau musala di Desa Dasok. Pemasangan akan dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari pengurus masing-masing tempat ibadah.
Program tersebut juga diarahkan untuk dikembangkan melalui kelas kaligrafi mingguan yang lebih terstruktur di balai desa. Tim KKN membuka peluang kolaborasi dengan pengurus masjid dan pemerintah desa agar pelaksanaan kegiatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Penulis : Musdalifah
Editor : Umarul Faruk






