TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

- Publisher

Minggu, 5 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

source TNI Angkatan Laut

source TNI Angkatan Laut

TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Tim Gabungan Intelijen berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 6 ton pasir timah yang diduga ilegal asal Bangka. Barang bukti tersebut diamankan dari sebuah truk kontainer di Jalan Lodan Raya, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (4/7/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, petugas menghentikan truk bernomor polisi B 9336 TYV sekitar 50 meter dari gerbang Pelabuhan Sunda Kelapa pada pukul 01.38 WIB. Sopir truk berinisial M turut diamankan dan dibawa ke Markas Komando (Mako) Kodaeral III untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen mengenai adanya pergerakan armada yang diduga mengangkut komoditas tambang ilegal menuju Jakarta. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Gabungan yang terdiri dari unsur Pusintelal, Koarmada RI, dan Denintel Kodaeral III melakukan pengamatan serta penyekatan di sejumlah titik strategis.

Sekitar pukul 00.05 WIB, tim melakukan pemantauan di kawasan perempatan Jalan Lodan Raya, tepatnya di sekitar Jembatan Kalimati. Tak lama kemudian, petugas memperoleh informasi bahwa truk target telah menyelesaikan proses pemindahan muatan (overtap) di salah satu pergudangan di kawasan Lodan, Ancol.

Baca Juga  FGD PWI Pamekasan Dorong Revisi Perda Demi Keadilan Petani

Tim kemudian membuntuti pergerakan kendaraan hingga akhirnya melakukan penghentian secara terukur saat truk bergerak meninggalkan lokasi. Hasil pemeriksaan menemukan sekitar 150 kampil atau karung berisi pasir timah dengan total berat diperkirakan mencapai 6 ton, masing-masing kampil memiliki berat sekitar 40 kilogram.

Seluruh barang bukti beserta pengemudi kini diamankan di Mako Kodaeral III. Aparat masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap asal-usul muatan serta jaringan yang diduga terlibat dalam praktik penyelundupan pasir timah ilegal tersebut.

Keberhasilan operasi ini menjadi bagian dari upaya TNI AL dalam mendukung penegakan hukum serta melindungi sumber daya alam nasional dari aktivitas pertambangan dan penyelundupan ilegal yang berpotensi merugikan negara.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”
Al-Anwar Gelar HIMA 2026, Padukan Kompetisi, Edukasi dan Hiburan dalam Satu Panggung
Bengkel Sastra UIN Madura Resmi Berganti Nahkoda, Usung Penguatan Ruang Sastra di Era Disrupsi

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:06 WIB

Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB