Mahasiswi Kehilangan Motor di Area Fakultas Ekonomi, PMII IAIN Madura Tuntut Tanggung Jawab Kampus

- Publisher

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, SuaraNet Sebuah insiden pencurian kendaraan bermotor menimpa Juwairiyah, seorang mahasiswi Program Studi Akuntansi Syariah (AS) angkatan 2023, di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura. Motor Honda Beat hitam miliknya dilaporkan hilang pada Rabu (4/12), antara pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

Juwairiyah mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keamanan kampus, namun hingga kini belum ada kabar atau tindakan lanjutan.

“Saya masuk kelas jam 13.00. Setelah selesai jam 16.00 dan hendak pulang, motor saya sudah tidak ada. Saya sudah mencarinya keliling kampus hingga pukul 17.00, tapi tetap tidak ditemukan,” ungkapnya.

Kejadian ini menuai reaksi keras dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Wakil Ketua II PMII Komisariat IAIN Madura, Badrut Tamam, menyoroti lemahnya sistem keamanan di kampus, mulai dari pengawasan CCTV hingga peran satpam yang dinilai belum optimal.

“Kami melihat tidak ada langkah konkret dari pihak rektorat untuk menangani kasus ini. Jika dalam waktu dekat tidak ada pertanggungjawaban, seluruh kader PMII IAIN Madura akan turun ke jalan menuntut kejelasan dan perbaikan sistem keamanan,” tegas Badrut.

Baca Juga  KPK Tahan Dua Eks Pejabat Pertamina Terkait Korupsi Pengadaan LNG yang Rugikan Negara Rp 1,8 Triliun

Ia juga menyebutkan bahwa insiden ini mencoreng reputasi kampus sebagai institusi pendidikan yang seharusnya memberikan rasa aman kepada seluruh civitas akademika. “Sebagai kampus dengan anggaran besar, keamanan seharusnya menjadi prioritas. Peristiwa ini menunjukkan lemahnya pengelolaan keamanan di lingkungan kampus,” tambahnya.

Badrut menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia menuntut pihak kampus segera meningkatkan pengawasan, memperbaiki infrastruktur keamanan seperti pemasangan CCTV yang berfungsi optimal, dan menginstruksikan satpam untuk bekerja lebih profesional.

“Ini adalah catatan hitam pertama dalam sejarah kampus yang harus segera ditangani secara serius. Jika tidak, aksi demonstrasi adalah langkah yang tidak bisa dihindarkan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus IAIN Madura belum memberikan tanggapan resmi terkait kejadian tersebut maupun rencana aksi dari PMII.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Hana Hanisa

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Setelah 1 Tahun Mangkrak, KPK Periksa 5 Saksi Korupsi Dana Hibah Jatim yang Seret Anwar Sadad dkk
Sidang Dukun Cabul Pamekasan Akan Digelar Besok, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Berat
KPK Panggil Lima Saksi Terkait Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim
Kerugian Negara Capai Rp50,9 Miliar, Demonstran: Gubernur Jatim Pura-Pura Tuli!
Dana Inkubasi Pesantren di Pamekasan Diduga Dipotong, Libatkan Oknum Kemenag, Anggota Dewan, dan Ketua Parpol
KPK Tahan Dua Eks Pejabat Pertamina Terkait Korupsi Pengadaan LNG yang Rugikan Negara Rp 1,8 Triliun
Waspada! Ini Dia 8 Pelanggaran yang Diincar Polres Pamekasan di Operasi Patuh Semeru 2025

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 2 Oktober 2025 - 18:56 WIB

Setelah 1 Tahun Mangkrak, KPK Periksa 5 Saksi Korupsi Dana Hibah Jatim yang Seret Anwar Sadad dkk

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:51 WIB

Sidang Dukun Cabul Pamekasan Akan Digelar Besok, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Berat

Selasa, 12 Agustus 2025 - 16:15 WIB

KPK Panggil Lima Saksi Terkait Kasus Korupsi Dana Hibah Jatim

Kamis, 7 Agustus 2025 - 13:22 WIB

Kerugian Negara Capai Rp50,9 Miliar, Demonstran: Gubernur Jatim Pura-Pura Tuli!

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB