Suhu Tertinggi Indonesia Hampir 40 Derajat Celsius, Kapan Suhunya Bakal Turun?

- Publisher

Sabtu, 21 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena La Nina diperkirakan akan bertahan hingga akhir tahun 2023.

Fenomena La Nina diperkirakan akan bertahan hingga akhir tahun 2023.

Jakarta, SuaraNet – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa suhu tertinggi di Indonesia bisa mencapai hampir 40 derajat Celsius. Suhu panas tersebut diperkirakan akan terjadi pada bulan November hingga Desember 2023.

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Guswanto, mengatakan bahwa suhu panas tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

  • Musim kemarau yang berkepanjangan
  • Fenomena La Nina
  • Efek perubahan iklim

“Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan kurangnya pasokan uap air di atmosfer, sehingga sinar matahari yang masuk ke Bumi tidak terhalang oleh awan,” kata Guswanto.

“Fenomena La Nina juga menyebabkan suhu udara di Indonesia menjadi lebih hangat,” imbuhnya.

“Efek perubahan iklim juga berkontribusi terhadap kenaikan suhu udara di Indonesia,” kata Guswanto.

Guswanto mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap suhu panas yang tinggi. Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghindari dampak negatif dari suhu panas:

  • Hindari beraktivitas di luar ruangan pada siang hari
  • Kenakan pakaian yang longgar dan berwarna cerah
  • Minum air putih yang cukup
  • Gunakan tabir surya
Baca Juga  Kongkalikong dengan Jokowi, PDIP Resmi Pecat Effendi

Guswanto mengatakan bahwa suhu udara di Indonesia diperkirakan akan mulai turun pada bulan Januari 2024.

Namun, masyarakat tetap perlu waspada terhadap suhu panas yang tinggi, karena fenomena La Nina diperkirakan akan bertahan hingga akhir tahun 2023.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:03 WIB

Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB