Angkat Bicara Soal Perang Ukraina, Lebanon, dan Palestina, Jokowi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

- Publisher

Jumat, 27 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Setpres Republik Indonesia

Dok. Setpres Republik Indonesia

Jakarta, SuaraNet Presiden Joko Widodo mengekspresikan keprihatinannya terkait konflik yang masih berlangsung di dunia, seperti perang di Ukraina, Palestina, dan Lebanon.

Dalam pertemuan dengan Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama Indonesia (AFKUBI) di Istana IKN, Kamis (26/9), Jokowi mengungkapkan herannya bahwa di era modern ini, peperangan masih terjadi di beberapa negara.

“Saya heran, di zaman yang sudah modern seperti ini masih ada perang. Baik itu di Ukraina, Palestina, atau di Lebanon. Kadang-kadang kita berpikir, kok masih ada perang di peradaban modern?” ungkap Jokowi.

Menurutnya kerukunan, persatuan, dan toleransi adalah nilai-nilai yang sangat penting dan sangat bernilai di negara mana pun. Ia bersyukur bahwa Indonesia masih menjaga nilai-nilai tersebut dengan baik, yang tidak lepas dari peran tokoh agama dan forum keagamaan seperti AFKUBI.

“Saya sangat menghargai peran FKUBI dalam menjaga suasana damai dan harmonis. Hal ini juga tidak terlepas dari pentingnya dialog dan menanamkan toleransi sejak dini,” jelas Jokowi.

Ia mengingatkan bahwa setiap isu yang berpotensi memecah belah bangsa harus segera diluruskan dengan cara yang bijak dan damai, agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga.

Baca Juga  Jusuf Kalla: Anies Baswedan Memenuhi Kriteria sebagai Pemimpin

Presiden Republik Indonesia tersebut mengakhiri pesannya dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, khususnya di tengah tantangan global yang sedang dihadapi banyak negara.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Anam Khair

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menu MBG Yayasan Rumah Juang Garuda Emas Dipertanyakan, Susu Tak Sesuai Rekomendasi
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Dominasi Sufmi Dasco di DPR Dinilai Melemahkan Fungsi Kontrol Parlemen
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta
Putusan MK Jadi Angin Segar bagi Masyarakat Hutan dan Petani Kecil

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:19 WIB

Menu MBG Yayasan Rumah Juang Garuda Emas Dipertanyakan, Susu Tak Sesuai Rekomendasi

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:52 WIB

Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Berita Terbaru