Menu MBG Yayasan Rumah Juang Garuda Emas Dipertanyakan, Susu Tak Sesuai Rekomendasi

- Publisher

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu makan bergizi gratis yang disalurkan pada siswa di Kecamatan Lenteng oleh SPPG Lenteng Timur, Yayasan Rumah Juang Garuda Emas.

Menu makan bergizi gratis yang disalurkan pada siswa di Kecamatan Lenteng oleh SPPG Lenteng Timur, Yayasan Rumah Juang Garuda Emas.

Sumenep – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lenteng Timur milik Yayasan Rumah Juang Garuda Emas menjadi sorotan. Pasalnya, komposisi susu dalam paket tersebut dinilai tidak sesuai dengan rekomendasi Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam dokumentasi foto menu yang beredar, paket MBG untuk penerima di Kecamatan Lenteng dibagikan dalam skema bundling tiga hari. Untuk porsi kecil, isi paket berupa satu bungkus roti, tiga susu kotak merek Indomilk rasa stroberi dan cokelat, empat butir telur puyuh, dua bungkus abon, satu buah jeruk, dan empat buah kurma.

Sedangkan porsi besar berisi satu roti, tiga susu kotak merek Indomilk rasa cokelat, dua butir telur ayam, satu bungkus abon, satu buah jeruk, serta enam buah kurma. Seluruh item tersebut merupakan akumulasi jatah selama tiga hari yang didistribusikan dua kali dalam sepekan.

Kepala SPPG Lenteng Timur, Aril Maulana Ramadhan, menjelaskan bahwa sistem penyaluran dilakukan dengan metode penggabungan tiga hari. Menurutnya, meski menu dihitung per hari, pendistribusian dilakukan secara kolektif agar lebih efektif.

Baca Juga  Terkendala Jam Kerja dan Kepastian Gaji, Pasutri di Sumenep Mundur dari Relawan MBG

Ia juga menegaskan, susu dalam paket MBG bukan komponen wajib. “Susu itu hanya sebagai tambahan sebenarnya, sebagai pelengkap, sebagai tambahan protein,” ujarnya.

Terkait anggaran, Aril menyebut porsi kecil dialokasikan Rp 8 ribu per porsi, sedangkan porsi besar Rp 10 ribu per porsi. Komposisi menu, kata dia, disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing penerima. Penggunaan telur puyuh pada porsi kecil disebut sebagai bentuk penyesuaian kebutuhan protein.

“Itu sudah sesuai semua dengan anggaran yang telah ditetapkan,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Sumenep, Moh. Kholilurrahman Hidayatullah, membenarkan bahwa susu tidak lagi menjadi komponen wajib dalam menu MBG karena unsur protein telah tercukupi dari protein hewani. Namun, ia menegaskan jika tetap menggunakan susu, maka seharusnya jenis full cream, bukan susu rasa.

“Bukan menjadi kewajiban, jadi kalau mau memberikan susu harus full cream jangan yang rasa-rasa,” terangnya.

Ia mengakui, masih adanya penggunaan susu rasa di sejumlah SPPG disebabkan ketersediaan susu full cream yang disebut masih terbatas. Meski demikian, pihaknya memastikan akan melakukan evaluasi.

Baca Juga  Resmikan Tampilan Gedung Baru, RSUD Smart Komitmen Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien

“Nanti kami arahkan ke hal-hal baru, akan kami lakukan evaluasi bersama terkait itu,” pungkasnya. (dim/*)

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat Dialog Energi, BEM FIA UNIRA Kritik Tata Kelola Migas Madura
Mahasiswa HTN UIN Madura Komitmen Kuatkan ‘Fondasi Moral’ Bangsa di Usia Ke-4 
Bupati Pamekasan Lantik 8 PPPK, Tekankan Kerja Tulus dan Bertanggung Jawab
Perkuat Riset Kampus, LPPM STAINAS Gelar Coaching Penelitian
Menjelang HUT ke-23, Khoirul Umam: RS Larasati Bukan Sekadar Rumah Sakit, Tapi  Harus Menjadi Bagian yang Lebih Bermakna Bagi Masyarakat
Mahasiswa KKN UIN Madura Gaet Sejumlah Instansi Bersihkan Muara Sungai 
IAIN Madura Resmi Bertransformasi Menjadi Universitas Islam Negeri Madura
Gus Din dan Ra Huda Kompak Ajak Alumni PMII Jadi Motor Perubahan di Halal Bihalal Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 19:55 WIB

Lewat Dialog Energi, BEM FIA UNIRA Kritik Tata Kelola Migas Madura

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:19 WIB

Menu MBG Yayasan Rumah Juang Garuda Emas Dipertanyakan, Susu Tak Sesuai Rekomendasi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 00:58 WIB

Mahasiswa HTN UIN Madura Komitmen Kuatkan ‘Fondasi Moral’ Bangsa di Usia Ke-4 

Selasa, 23 September 2025 - 09:41 WIB

Bupati Pamekasan Lantik 8 PPPK, Tekankan Kerja Tulus dan Bertanggung Jawab

Rabu, 10 September 2025 - 14:22 WIB

Perkuat Riset Kampus, LPPM STAINAS Gelar Coaching Penelitian

Berita Terbaru