Menjelang HUT ke-23, Khoirul Umam: RS Larasati Bukan Sekadar Rumah Sakit, Tapi  Harus Menjadi Bagian yang Lebih Bermakna Bagi Masyarakat

- Publisher

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Rumah Sakit Larasati, Khoirul Umam menyampaikan event HUT Rs. Larasati di hadapan perwakilan mitra strategis.

Direktur Rumah Sakit Larasati, Khoirul Umam menyampaikan event HUT Rs. Larasati di hadapan perwakilan mitra strategis.

 

Pamekasan– Rumah Sakit Larasati genap berusia 23 tahun pada 2 September 2025 mendatang. Tidak hanya menandai perjalanan panjang dalam dunia pelayanan kesehatan, momentum ulang tahun kali ini juga menjadi titik transformasi dengan mengangkat tema “Hadir Lebih Dekat, Melayani Lebih Bermakna.”

Direktur RS Larasati, Khoirul Umam, menegaskan bahwa rumah sakit kini hadir bukan hanya sebagai fasilitas kesehatan, melainkan bagian dari denyut kehidupan masyarakat Pamekasan.

“Kita ingin tidak hanya melakukan pelayanan kesehatan, tidak hanya menjadi bagian dari rumah sakit di Pamekasan, tapi harus menjadi bagian yang lebih bermakna pada seluruh masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung,” ujar Khoirul Umam, Jumat (29/8/2025).

Rangkaian Kegiatan HUT

Dalam perayaan HUT ke-23, RS Larasati menghadirkan sejumlah kegiatan sosial dan edukatif yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat:

Pembukaan Instalasi Laboratorium & MCU Murah

Pemeriksaan kesehatan lengkap dengan harga terjangkau, mulai dari kolesterol, gula darah, asam urat, hingga fungsi hati dan ginjal.

Pembentukan Komunitas Sehat

Komunitas Jantung, Geriatri, dan Ibu Hamil akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk rutin mengikuti senam, edukasi kesehatan, serta mendapatkan akses layanan prioritas.

Baca Juga  Pasca Aksi Kritik MBG, Pengurus Cabang PMII Pamekasan Bekukan Komisariat UIN Madura

Lomba Dokter Cilik

Dikhususkan bagi siswa SD kelas 4–6 se-Pamekasan, lomba ini berisi teori kesehatan, praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS), hingga simulasi P3K. Tujuannya menumbuhkan literasi kesehatan sejak dini.

Kegiatan Sosial & Kemanusiaan

Santunan untuk anak yatim, kaum duafa, dan penyandang disabilitas juga diberikan sebagai wujud kepedulian rumah sakit terhadap masyarakat.

Hanya 21,7% masyarakat Indonesia yang rutin melakukan medical check up(Riskesdas 2018). Karena itu, layanan MCU murah menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran deteksi dini.

Studi juga membuktikan bahwa komunitas kesehatan dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan dan kualitas hidup pasien. Sementara, program edukasi anak terbukti efektif menanamkan kesadaran kesehatan keluarga sejak dini.

Dengan berbagai langkah ini, RS Larasati ingin terus hadir lebih dekat dengan masyarakat.

“RS Larasati bukan sekadar rumah sakit, tapi rumah kedua yang mendukung kesehatan dan kehidupan masyarakat Pamekasan,” pungkas Khoirul Umam.

Penulis : Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru