Klarifikasi KPU: Semua Cawapres Gunakan Tiga Mikrofon, Termasuk Gibran

- Publisher

Senin, 25 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gibran saat menyampaikan visi misi di debat cawapres KPU.

Gibran saat menyampaikan visi misi di debat cawapres KPU.

Jakarta, SuaraNet – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari membantah tudingan dari Roy Suryo yang menyebut bahwa Gibran Rakabuming Raka, cawapres dari pasangan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar, mendapatkan earphone dari KPU selama debat perdana. KPU menjelaskan bahwa semua cawapres menggunakan tiga mikrofon, termasuk Gibran.

Dalam debat perdana yang digelar pada Minggu (24/12) lalu, Roy Suryo mengunggah foto yang memperlihatkan Gibran menggunakan earphone. Roy Suryo menuding bahwa Gibran menggunakan earphone untuk mendengar jawaban dari Prabowo Subianto.

KPU membantah tudingan Roy Suryo. Hasyim Asy’ari mengatakan bahwa alat yang berada di telinga Gibran bukanlah earphone, melainkan cantolan mikrofon. Cantolan mikrofon ini digunakan untuk menyangga mikrofon yang ditempel di pipi Gibran.

“Bukan ear feeder itu mikrofon yang ditempel di pipi dan dicantolkan di kuping,” kata Hasyim Asy’ari.

Hasyim Asy’ari juga mengatakan bahwa KPU telah melakukan uji coba sebelum debat perdana. Dalam uji coba tersebut, semua cawapres menggunakan tiga mikrofon, termasuk Gibran.

“Jadi semua cawapres mendapatkan mikrofon clip-on, hand-held, dan headset,” kata Hasyim Asy’ari.

Baca Juga  September: Saatnya Peduli Penyakit Sel Sabit, Pemulihan dari Kecanduan, dan Kesadaran HIV

Tudingan Roy Suryo terhadap Gibran telah menimbulkan polemik di masyarakat. Beberapa pihak menilai bahwa tudingan tersebut tidak berdasar, sementara pihak lain menilai bahwa KPU harus lebih transparan dalam menjelaskan penggunaan mikrofon selama debat.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR
Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa
Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:08 WIB

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

Berita Terbaru

Berita

Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos

Rabu, 12 Agu 2026 - 18:37 WIB