Gibran Dihujat Netizen Usai Diusung Golkar sebagai Cawapres Prabowo

- Publisher

Senin, 23 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gibran Rakabuming Raka. Foto: diambil dari mediaindonesia.com/Permana

Gibran Rakabuming Raka. Foto: diambil dari mediaindonesia.com/Permana

Jakarta, SuaraNet–Keputusan Partai Golkar untuk mengusung Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden 2024 telah menimbulkan reaksi yang beragam. Di media sosial, Gibran dihujat oleh netizen yang menganggapnya tidak berpengalaman dalam politik.

Pada hari Minggu, 22 Oktober 2023, tagar #GibranDitolak menjadi trending topic di Twitter. Dalam tagar tersebut, netizen mengungkapkan kekecewaan dan ketidaksetujuan mereka atas pencalonan Gibran.

“Gibran tidak memiliki pengalaman dalam politik. Dia juga masih muda dan tidak memiliki rekam jejak yang jelas,” tulis seorang netizen.

“Pencalonan Gibran hanya untuk memenuhi ambisi politik Pak Jokowi,” tulis netizen lainnya.

Gibran sendiri belum memberikan komentar resmi terkait hujatan netizen tersebut. Namun, dia telah menyatakan kesiapannya untuk menerima sanksi dari PDIP, partainya, jika dia tetap mencalonkan diri sebagai cawapres.

“Saya siap menerima sanksi dari partai,” kata Gibran.

Selain Gibran, nama lain yang juga diusung Golkar sebagai cawapres Prabowo adalah Airlangga Hartarto, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Sandiaga Uno.

Baca Juga  Rakernas V PDIP: Megawati Tegaskan Partainya Sebagai Oposisi dan Kritik Habis-habisan Presiden Jokowi

Keputusan Golkar untuk mengusung Gibran sebagai cawapres Prabowo dianggap sebagai langkah yang mengejutkan. Pasalnya, Gibran baru menjabat sebagai Wali Kota Solo selama dua tahun dan belum memiliki pengalaman di tingkat nasional.

Beberapa pengamat politik menilai pencalonan Gibran sebagai cawapres Prabowo adalah upaya untuk menarik pemilih muda. Namun, mereka juga memperingatkan bahwa pencalonan Gibran dapat menjadi bumerang bagi Golkar jika tidak ditangani dengan hati-hati.

“Golkar harus bisa meyakinkan pemilih bahwa Gibran adalah sosok yang layak untuk menjadi cawapres,” kata pengamat politik dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada, Wawan Mas’udi, menilai pencalonan Gibran sebagai cawapres Prabowo adalah upaya untuk melemahkan PDIP.

“Golkar ingin melemahkan PDIP dengan mengusung Gibran sebagai cawapres Prabowo. Golkar ingin menunjukkan bahwa mereka juga bisa mengusung calon dari trah Jokowi,” kata Wawan.

Pencalonan Gibran sebagai cawapres Prabowo masih akan menjadi perbincangan hangat di media sosial dan di kalangan pengamat politik. Golkar harus bisa meyakinkan pemilih bahwa Gibran adalah sosok yang layak untuk menjadi cawapres jika ingin memenangkan Pilpres 2024.

Baca Juga  Pengamat Politik: Ketiga Capres Belum Tawarkan Solusi Konkret terhadap Kemiskinan
Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa
Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan
211 Anggota DPR Diduga Sembunyikan Riwayat Pendidikan, Ada Apa dengan KPU?
Jaka Jatim Warning Bupati Pamekasan: Program Daerah Bukan untuk Keluarga dan Kelompok Tertentu!
Aktivis Anti Korupsi Soroti Potensi Penyelewengan APBD Pamekasan 2025
Jokowi Antar Prabowo Pulang Usai Kunjungan Kerja Dua Hari di Jateng
Website Diskominfo Jatim Diretas dengan Pesan “Copot Jabatan dan Penjarakan Khofifah” Usai Gubernur Mangkir dari Panggilan KPK
Bupati-Wakil Bupati Pamekasan Siap Nahkodai Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:08 WIB

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:05 WIB

Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan

Sabtu, 20 September 2025 - 22:49 WIB

211 Anggota DPR Diduga Sembunyikan Riwayat Pendidikan, Ada Apa dengan KPU?

Selasa, 9 September 2025 - 13:44 WIB

Jaka Jatim Warning Bupati Pamekasan: Program Daerah Bukan untuk Keluarga dan Kelompok Tertentu!

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Aktivis Anti Korupsi Soroti Potensi Penyelewengan APBD Pamekasan 2025

Berita Terbaru