Aktivis Anti Korupsi Soroti Potensi Penyelewengan APBD Pamekasan 2025

- Publisher

Minggu, 3 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Anti Korupsi, Musfiq.

Aktivis Anti Korupsi, Musfiq.

Pamekasan– Aktivis Anti Korupsi, Musfiq, menyoroti serius potensi penyelewengan anggaran di Kabupaten Pamekasan, khususnya terkait dana hibah dan anggaran jaminan kesehatan masyarakat melalui BPJS.

Perhatian Musfiq ini muncul menyusul adanya polemik anggaran yang dinilainya rawan dijadikan “bancaan” oleh pejabat eksekutif maupun legislatif.

Musfiq mengungkapkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memberikan rekomendasi kepada Bupati Pamekasan untuk melakukan pencegahan korupsi APBD yang rawan diselewengkan.

ADVERTISEMENT

153665 2 scaled

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekomendasi ini bertujuan memastikan optimalisasi APBD Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2025 dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.

“KPK mencium aroma tidak sedap terkait peruntukan APBD di tahun 2024. Ada indikasi pos-pos anggaran tertentu tidak difungsikan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) maupun Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pamekasan, terutama pada anggaran Dana Hibah dan anggaran kapitasi untuk BPJS Kesehatan,” tegas Musfiq. Minggu (3/8/25).

Lebih lanjut, mantan Aktivis PMII itu menjelaskan bahwa KPK sangat mencermati besarnya nilai APBD Pemkab Pamekasan tahun 2025 yang mencapai Rp2,2 triliun.

Baca Juga  Tragis! Mahasiswa IAIN Madura Tewas Usai Terjatuh dari Wall Climbing, Diduga Tali Simpul Lepas

Angka ini, menurutnya, menuntut tata kelola yang akuntabel dan transparan. Salah satu poin perhatian utama KPK adalah penggunaan dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang pada tahun 2024 mencapai Rp106 miliar dan menurun menjadi Rp55 miliar pada tahun 2025.

Selain itu, dana hibah juga tidak luput dari perhatian, dengan nilai masing-masing Rp170 miliar pada tahun 2024 dan Rp121 miliar pada tahun 2025.

Musfiq berharap Bupati Pamekasan dan seluruh jajaran Pemkab Pamekasan dapat menindaklanjuti rekomendasi KPK ini dengan serius.

“Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan APBD adalah kunci untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Pamekasan, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” pungkas Musfiq. (Ruk)

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Direktur CV Birza Utama Bantah Tudingan Pekerjaan Asal Jadi, Siap Diaudit BPK
Harlah ke-17, KSPPS Nuri Jatim Perkuat Peran Sosial dan Pengembangan Lembaga
Diduga Asal Masak, Menu MBG di SDN Bujur Timur 2 Kerap Ditolak Siswa
Dinilai Prematur, Apresiasi KPK untuk Pemprov Jatim Diserang Kritik Aktivis
Workshop Disporapar Pamekasan Dorong Kreativitas Pemuda dalam Strategi Branding
DPP FKMSB Gerakkan Kader DPW se-Indonesia Galang Bantuan Bencana
Mengurai Benang Kusut Bantuan Keuangan Desa, Jaka Jatim: 83 Desa Diduga Langgar Ketentuan
Jaka Jatim Ungkap Indikasi Bobroknya Pengelolaan Hibah Rp249 Miliar di PRKPCK Jatim

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:28 WIB

Direktur CV Birza Utama Bantah Tudingan Pekerjaan Asal Jadi, Siap Diaudit BPK

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:25 WIB

Harlah ke-17, KSPPS Nuri Jatim Perkuat Peran Sosial dan Pengembangan Lembaga

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:44 WIB

Diduga Asal Masak, Menu MBG di SDN Bujur Timur 2 Kerap Ditolak Siswa

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:12 WIB

Dinilai Prematur, Apresiasi KPK untuk Pemprov Jatim Diserang Kritik Aktivis

Selasa, 2 Desember 2025 - 15:06 WIB

Workshop Disporapar Pamekasan Dorong Kreativitas Pemuda dalam Strategi Branding

Berita Terbaru