Jaka Jatim Warning Bupati Pamekasan: Program Daerah Bukan untuk Keluarga dan Kelompok Tertentu!

- Publisher

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim), Musfiq.

Koordinator Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim), Musfiq.

Pamekasan – Koordinator Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim), Musfiq, angkat bicara terkait dugaan adanya proyek pembangunan di Kabupaten Pamekasan yang terindikasi mengarah pada kepentingan pribadi dan kelompok tertentu.

Musfiq mengatakan sejumlah proyek infrastruktur yang diduga tidak berpihak pada kepentingan publik secara luas, melainkan diarahkan untuk mengakomodir kebutuhan kelompok tertentu, termasuk pejabat daerah.

“Saya melihat ada indikasi kuat bahwa beberapa proyek ini tidak murni untuk kepentingan masyarakat umum. Ini rawan penyalahgunaan wewenang,” ujar Musfiq kepada awak media, Selasa (9/9/2025).

Salah satu proyek yang disoroti adalah proyek pemeliharaan berkala jembatan di sisi selatan, yang disebut-sebut mengarah langsung ke kediaman pribadi Bupati Pamekasan, Kholilurrahman. Proyek tersebut bernama Pemeliharaan Berkala Jembatan Panempan, dengan nomor kontrak 622/3.20/0042.1/4.32.303/SPK 2025 dan nilai anggaran sebesar Rp165 juta.

Proyek ini dikerjakan oleh CV Menara Life, dengan kontrak yang ditandatangani pada 7 Juli 2025.

“Kalau proyek infrastruktur diarahkan ke rumah pribadi pejabat, tentu ini menimbulkan tanda tanya besar. Apa memang skala prioritas pembangunan seperti ini? Tidak ada yang harus ‘dituankan’ dalam pembangunan daerah,” tegas Musfiq.

Baca Juga  Khidmat, Perayaan Hari Jadi Pamekasan ke-494 Bernuansa Budaya Lokal

Selain proyek jembatan, Musfiq juga menyoroti dua proyek pavingisasi yang diduga kuat diarahkan ke lokasi-lokasi yang memiliki keterkaitan pribadi dengan Bupati Kholilurrahman.

Pertama, proyek pavingisasi di Kelurahan Patemon yang disebut-sebut menuju ke rumah istri muda bupati berinisial TNK. Proyek ini tercatat sebagai PBL Kawasan Peningkatan Kualitas Permukiman RT 03/RW 01 dengan anggaran senilai Rp80 juta.

“Saya pikir ini sudah sangat jelas mengarah pada kepentingan kelompok tertentu. Ini harus dikritisi karena menyangkut penggunaan dana publik,” kata Musfiq.

Kedua, adalah proyek pavingisasi di lingkungan Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempan, sebuah lembaga pendidikan yang diasuh langsung oleh Bupati Kholilurrahman.

Proyek ini merupakan proyek pengadaan langsung (PL) dengan nilai pagu sebesar Rp200 juta dan dikerjakan oleh CV Kharisma Indah Konstruksi.

Menurut Musfiq, keberadaan proyek-proyek semacam ini menunjukkan adanya potensi konflik kepentingan dan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan anggaran daerah.

Musfiq mendesak Bupati Pamekasan agar menjalankan program pembangunan sesuai dengan aturan yang berlaku dan menjauhkan kepentingan pribadi dalam pelaksanaannya.

Baca Juga  Disdikbud Pamekasan Gelontorkan Rp 1,48 Miliar untuk Buku Sekolah

“Pemerintah daerah seharusnya fokus pada kepentingan publik. Masyarakat berharap pembangunan yang dilakukan benar-benar adil, transparan, dan bisa dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan, bukan hanya segelintir orang,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Lerpak Bangkalan Kritik Rencana Pengeboran Minyak, 90 Persen Hasil Disebut ke Pihak Luar
Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos
Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR
Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo
KKN UIN Madura Posko 05 Kembangkan Kaligrafi sebagai Media Dakwah di Desa Dasok
Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Warga Lerpak Bangkalan Kritik Rencana Pengeboran Minyak, 90 Persen Hasil Disebut ke Pihak Luar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:37 WIB

KKN UIN Madura Posko 05 Kembangkan Kaligrafi sebagai Media Dakwah di Desa Dasok

Berita Terbaru

Berita

Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos

Rabu, 12 Agu 2026 - 18:37 WIB