Status Naik, Penyidik Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Libatkan Dai di Pamekasan

- Publisher

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan – Penanganan kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang dai muda berinisial MMS di Kabupaten Pamekasan resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan. Keputusan tersebut diambil setelah penyidik menggelar perkara pada Senin (2/3/2026).

Peningkatan status penanganan perkara itu dilakukan usai pemeriksaan awal terhadap terlapor serta penelaahan sejumlah keterangan dan bukti yang telah dikumpulkan penyidik.

Kuasa hukum korban, Mansurrowi, mengatakan hasil gelar perkara menyimpulkan laporan yang diajukan kliennya telah memenuhi unsur untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan (sidik).

“Berdasarkan hasil gelar perkara hari ini, penanganan kasus dinaikkan ke tahap penyidikan. Penyidik juga melanjutkan pengumpulan bukti dan menjadwalkan kembali pemanggilan saksi,” ujar Mansurrowi.

Ia menambahkan, pihaknya dijadwalkan menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) pada Selasa (3/3/2026). Selain itu, koordinasi lanjutan akan dilakukan terkait agenda pemeriksaan saksi untuk kedua kalinya.

Menurut Mansurrowi, peningkatan status ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan perkara dan memberikan kepastian hukum bagi korban.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan AKP Yoyok Hardianto menyampaikan bahwa penyidik masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut.

Baca Juga  Soal Isu Pernikahan dengan Mantan Menantu, Direktur Utama PR. Ayunda Buka Suara

“Kami sudah proses awal. Nanti kami informasikan lebih lanjut perkembangannya,” kata Yoyok.

Ia menjelaskan, pada tahap penyidikan, penyidik akan fokus pada pengumpulan alat bukti tambahan, pemeriksaan saksi-saksi, serta pendalaman keterangan guna memperjelas konstruksi perkara.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB