Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

- Publisher

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

SuaraNet, Pamekasan – Persoalan sampah di kawasan pesisir Pantai Branta, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, dinilai mulai berdampak pada aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut mendorong Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Madura bersama TNI, pemerintah desa, dan warga setempat menggelar aksi bersih-bersih lingkungan, Jumat (24/04).

Kegiatan yang mengusung tema “Gelorakan Kebaikan: Bersama Merawat Ekosistem Lingkungan, Jaga Masa Depan Pamekasan” ini menjadi upaya bersama dalam merespons persoalan lingkungan pesisir yang kian memprihatinkan akibat penumpukan sampah.

Perwakilan TNI dari Kodim 082 Pamekasan, Kapten Czi Dwi Purwanto melalui jajaran Koramil 082/02 Tlanakan, menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan ini diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berharap ada kesadaran dari masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama di daerah pantai. Kegiatan ini murni karena kepedulian bersama, tanpa ada kepentingan lain,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam aksi tersebut sebagai wujud kepedulian lintas elemen. “Kami bersama mahasiswa turun langsung, kotor-kotor bersama, demi tujuan yang sama, yaitu lingkungan yang bersih dan sehat,” tambahnya.

Baca Juga  Gelar Sekolah Lagislasi Jilid 2, Ketua Sema FAUD IAIN Madura: Momen Belajar Merumuskan Regulasi Yang Adil

Sementara itu, Presiden Mahasiswa UIN Madura, Moh. Ghufron, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi mahasiswa dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata.

“Sejak awal, kami di DEMA UIN Madura berkomitmen untuk menjaga ekologi. Kami tidak berhenti pada diskusi, tetapi juga turun langsung melakukan aksi nyata seperti hari ini,” ungkapnya.

Ia menilai persoalan sampah di kawasan pantai tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap roda ekonomi masyarakat setempat.

“Pantai ini merupakan lokasi strategis bagi masyarakat untuk berjualan dan mencari nafkah, terutama bagi pelaku UMKM. Namun aktivitas mereka terganggu karena banyaknya sampah. Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara mahasiswa, TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan pesisir sekaligus mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi warga.

Penulis : Musdalifah

Editor : Abd. Ghafur

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Al-Anwar Gelar HIMA 2026, Padukan Kompetisi, Edukasi dan Hiburan dalam Satu Panggung
Bengkel Sastra UIN Madura Resmi Berganti Nahkoda, Usung Penguatan Ruang Sastra di Era Disrupsi
Dear Jatim Geruduk Agrinas Surabaya, Pertanyakan Realisasi Anggaran Proyek KDMP Rp1,6 Miliar
Tambang Ilegal Bertahun-Tahun Terbongkar, Samin Tan Berujung Ditahan
Profil Samin Tan, Bos Tambang yang Ditahan Kejagung Usai Pernah Lolos dari Jerat Hukum
Sambut Idul Adha 1447 H, Remas Nurul Iman Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis
Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Skandal Tambang Ilegal PT AKT Rp8 Triliun, CBA Desak Kejagung Usut Aktor Besar di Balik Samin Tan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:16 WIB

Al-Anwar Gelar HIMA 2026, Padukan Kompetisi, Edukasi dan Hiburan dalam Satu Panggung

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:54 WIB

Bengkel Sastra UIN Madura Resmi Berganti Nahkoda, Usung Penguatan Ruang Sastra di Era Disrupsi

Senin, 8 Juni 2026 - 22:21 WIB

Dear Jatim Geruduk Agrinas Surabaya, Pertanyakan Realisasi Anggaran Proyek KDMP Rp1,6 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:54 WIB

Tambang Ilegal Bertahun-Tahun Terbongkar, Samin Tan Berujung Ditahan

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:43 WIB

Sambut Idul Adha 1447 H, Remas Nurul Iman Hadirkan Khitan Massal dan Pengobatan Gratis

Berita Terbaru