Pemerintah Rencanakan Pengetatan Impor untuk Mendukung Industri Lokal

- Publisher

Sabtu, 7 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah tetap berkomitmen untuk melindungi kepentingan pelaku usaha lokal.

Pemerintah tetap berkomitmen untuk melindungi kepentingan pelaku usaha lokal.

Jakarta,  SuaraNet Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa pemerintah telah merencanakan langkah-langkah untuk mengetatkan arus impor sejumlah barang yang telah mengganggu pangsa pasar produksi dalam negeri.

Keputusan ini diambil setelah menerima keluhan dari asosiasi dan masyarakat terkait tingginya jumlah barang impor di pasar tradisional, menurunnya minat masyarakat terhadap pasar tradisional, serta peningkatan penjualan barang impor di lokapasar.

Dalam keterangan pers yang diberikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Airlangga menjelaskan bahwa langkah ini merupakan hasil arahan langsung dari Presiden Joko Widodo setelah rapat yang dilakukan pada tanggal 6 Oktober 2023.

Pemerintah akan memfokuskan pengetatan impor pada komoditas-komoditas tertentu, antara lain mainan anak-anak, elektronik, alas kaki, kosmetik, barang tekstil, obat tradisional dan suplemen kesehatan, pakaian jadi, aksesoris pakaian jadi, serta produksi tas.

Langkah ini diambil dengan tujuan untuk mendukung pertumbuhan pasar produksi dalam negeri dan melindungi para pelaku usaha lokal. Dengan mengetatkan arus impor barang-barang tertentu, diharapkan pasar domestik akan lebih dikuasai oleh produk-produk dalam negeri. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan konsumsi produk lokal serta memberikan kesempatan bagi industri dalam negeri untuk tumbuh dan berkembang.

Baca Juga  Angkat Bicara Soal Kemunduran Airlangga Dari Partai Golkar, Adi Prayitno: Ini Jadi Tanda Tanya Besar 

Pemerintah akan segera mengimplementasikan kebijakan ini dengan kerjasama dari berbagai instansi terkait. Langkah-langkah konkret akan diambil untuk mengurangi ketergantungan terhadap barang impor, termasuk pengawasan yang lebih ketat terhadap impor barang-barang tersebut serta pemberian insentif bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan produksi dan daya saing.

Diharapkan bahwa langkah ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional dan memperkuat pangsa pasar produksi dalam negeri.

Pemerintah tetap berkomitmen untuk melindungi kepentingan pelaku usaha lokal dan masyarakat secara keseluruhan dengan mengedepankan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan negara.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:03 WIB

Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB