Kemenag RI Gelar Assesmen Lapangan, Tinjau langsung Proses Alih Status IAIN Madura Menuju UIN

- Publisher

Selasa, 28 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc. IAIN Madura

Doc. IAIN Madura

PAMEKASAN, SUARANET- Proses peralihan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) semakin melangkah maju. Saat ini sudah sampai pada tahap Assessmen Lapangan yang dihadiri langsung oleh Tim Kementerian Agama RI.

Direktur Perguruan Tinggi Islam (PTKI) Kemenag RI Prof. Dr. H. Zainul Hamdi, M. Ag. turut hadir dan menyampaikan dalam acara tersebut, bahwa visitasi ini dilakukan untuk mencocokkan dokumen yang sudah dinilai, dengan apa yang ada di IAIN Madura.

“Ini untuk membuktikan bahwa yang tertulis di dokumen betul-betul ada.” Ujarnya, saat sambutan via zoom di Auditorium Fakultas Tarbiyah, Selasa (28/02/2023).

Ia juga berpesan, ketika sudah IAIN sudah beralih status menjadi UIN, jangan sampai mengenyampingkan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas PTKI dan menjadi pembeda dari perguruan tinggi lainnya.

Rektor IAIN Madura Dr. Syaiful Hadi bersyukur karena sudah menyelesaikan tahap penilaian dokumen. “Alhamdulillah pada saat ini visitasi dilakukan kita mempertanggung jawabkan yang sudah persiapkan semuanya” Tegasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa salah satu aspek terpenting adalah naskah akademik yang menjadi distingsi dan ekslensi perubahan bentuk IAIN Madura Ke UIN Madura.

Baca Juga  Tingkatkan Fasilitas Desa, Mahasiswa UTM Ciptakan Lampu Otomatis

“Konsep tanian lanjheng, ini yang kita jadikan monumen sejarah perubahan yaitu tanean lanjheng ilmu pengetahuan Islam integratif untuk kemajuan peradaban Nusantara.” Ungkapnya.

Adapun Assesmen Lapangan ini, menilai keseluruhan aspek mulai dari jumlah mahasiswa, jumlah program studi terakreditasi hingga sarana prasarana. “Termasuk perpustakaan, buku, langganan jurnal open Akses dan yang berbayar itu sudah disiapkan oleh IAIN Madura,” Jelasnya.

Sementara terkait usulan nama UIN Madura, Bupati Pamekasan turut andil menyampaikan ide serta gagasan yang rasional dan searah dengan visi besar UIN Madura Nantinya. “Pemerintah Kabupaten Pamekasan mau serius untuk mendorong Universitas Islam Negeri Syaikhona Kholil Madura, Ini pendapat pribadi saya.” Usulnya.

Menanggapi hal ini, Rektor mengatakan banyak tokoh di Madura yang menghendaki UIN Syaikhona Kholil Madura. “Kita merespon banyak usulan yang datang dari pihak eksternal untuk kita diskusikan dan disampaikan kepada ahli waris yang disematkannya nama itu.” Pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Arah Baru UKM IQDA UIN Madura, Fokus Penguatan Kader dan Peran Organisasi
Lewat Dialog Energi, BEM FIA UNIRA Kritik Tata Kelola Migas Madura
Menu MBG Yayasan Rumah Juang Garuda Emas Dipertanyakan, Susu Tak Sesuai Rekomendasi
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Sabtu, 25 April 2026 - 18:34 WIB

Arah Baru UKM IQDA UIN Madura, Fokus Penguatan Kader dan Peran Organisasi

Kamis, 9 April 2026 - 19:55 WIB

Lewat Dialog Energi, BEM FIA UNIRA Kritik Tata Kelola Migas Madura

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:19 WIB

Menu MBG Yayasan Rumah Juang Garuda Emas Dipertanyakan, Susu Tak Sesuai Rekomendasi

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB