Ini Respons KPK soal Usulan Pengampunan Koruptor oleh Prabowo

- Publisher

Sabtu, 21 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Ketua KPK

Dok. Ketua KPK

Jakarta, SuaraNet – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyatakan bahwa pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang pengampunan bagi koruptor perlu dilihat dalam konteks yang lebih jelas. Setyo menilai konsep tersebut masih bersifat umum dan memerlukan penjabaran lebih lanjut.

“Kita harus lihat konteksnya, beliau kan menyampaikan itu masih secara umum,” ujar Setyo di Gedung Juang KPK, Jakarta, Jumat (20/12).

Menurut Setyo, mekanisme pengampunan yang dimaksud Presiden Prabowo kemungkinan akan dijelaskan lebih rinci oleh para menteri terkait.

“Konteksnya ini nanti mungkin akan didetailkan oleh para pembantu beliau, seperti apa, karena kan kelanjutannya itu ada penjelasan beliau, nanti mekanismenya akan diatur,” tambahnya.

Setyo juga yakin bahwa konsep tersebut tidak akan diterapkan secara sembarangan. Dia menyebut, Prabowo memiliki komitmen terhadap pemberantasan korupsi dan langkah ini kemungkinan bagian dari strategi untuk mendorong pengembalian aset negara.

“Saya yakin beliau sudah memiliki konsep itu. Tapi ini baru statement pertama. Oleh karena itu, kita tunggu saja kelanjutannya seperti apa,” kata Setyo.

Baca Juga  Seskab Teddy Ungkap Capaian Prabowo di Eropa: Tarif Ekspor Nol Persen Berkat CEPA dan Kehormatan Bastille Day

Pernyataan Presiden Prabowo sebelumnya disampaikan di hadapan mahasiswa Indonesia dalam sebuah acara di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, pada Rabu (18/12). Dalam pidatonya, Prabowo menawarkan kesempatan kepada para koruptor untuk bertobat dengan syarat mengembalikan kekayaan negara yang dicuri.

“Saya dalam rangka memberi kesempatan, memberi kesempatan untuk tobat. Hei para koruptor atau yang pernah merasa mencuri dari rakyat, kalau kau kembalikan yang kau curi, ya mungkin kita maafkan. Tetapi, kembalikan dong. Nanti kita beri kesempatan,” ujar Prabowo, sebagaimana dikutip dari channel YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (19/12).

Presiden juga menambahkan bahwa pengembalian tersebut dapat dilakukan secara diam-diam untuk menjaga privasi, selama para pelaku bersedia bertobat dan mengembalikan aset negara yang telah dicuri.

“Cara mengembalikannya bisa diam-diam supaya gak ketahuan, mengembalikan lho ya, tapi kembalikan,” tegasnya.

Penulis : Hana Hanisah

Editor : Fahrur Rozi

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Dominasi Sufmi Dasco di DPR Dinilai Melemahkan Fungsi Kontrol Parlemen
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta
Putusan MK Jadi Angin Segar bagi Masyarakat Hutan dan Petani Kecil
Ribuan Chef Profesional Turun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:52 WIB

Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Senin, 15 Desember 2025 - 19:27 WIB

Dominasi Sufmi Dasco di DPR Dinilai Melemahkan Fungsi Kontrol Parlemen

Berita Terbaru