Ganjar Pranowo: Reformasi Kepolisian Penting untuk Atasi Masalah Keamanan

- Publisher

Senin, 8 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo

Jakarta, SuaraNet – Calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo menekankan pentingnya reformasi kepolisian untuk mengatasi masalah keamanan di Indonesia.

Ganjar mengatakan bahwa reformasi kepolisian harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari struktur organisasi hingga kultur kerja.

“Reformasi kepolisian penting untuk mengatasi masalah keamanan di Indonesia,” kata Ganjar dalam debat capres ketiga yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Ganjar menjelaskan bahwa reformasi kepolisian harus mencakup beberapa hal, antara lain: Perubahan struktur organisasi, kepolisian harus diubah menjadi lembaga yang independen dan tidak terikat dengan kepentingan politik. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kepolisian dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan tidak terpengaruh oleh kepentingan politik.

kemundian, Peningkatan profesionalisme, Kepolisian harus memiliki sumber daya manusia yang profesional dan kompeten. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi anggota kepolisian.

Kepolisian harus memiliki mekanisme pengawasan yang kuat untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang. Hal ini dapat dilakukan dengan membentuk lembaga pengawas kepolisian yang independen.

Baca Juga  Bupati Pamekasan Dianugerahi Penghargaan Prestisius sebagai Tokoh Pembina Koperasi Terbaik
Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa
Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Dominasi Sufmi Dasco di DPR Dinilai Melemahkan Fungsi Kontrol Parlemen
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:08 WIB

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:05 WIB

Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Berita Terbaru