Tanggapi Soal “Ndasmu Etik”, Prabowo: Ini Pembicaraan Internal Partai, Tidak Usah Terlalu Dibesar-besarkan

- Publisher

Senin, 18 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usai Capres Nomer Urut 2 ini Tanggapi soal

Usai Capres Nomer Urut 2 ini Tanggapi soal "Ndasmu Etik" Di Blitar, Jawa Timur (Dok. Istimewa)

Jakarta, SuaraNet – Prabowo Subianto, Calon presiden (CAPRES) nomor urut 2, tanggapi soal videonya yang mengucapkan kata-kata “ndasmu etik” di Rakornas Gerindra.

Ia sebut, ucapannya tersebut merupakan pembicaraan dalam internal Partai Gerindra.

“Terkait hal tersebut itu merupakan pembicaraan internal partai itu kan bicara orang Banyumas biasalah bicara-bicara begitu,” ucap Prabowo, pada Minggu (17/12).

Ia meminta hal itu tidak usah terlalu dipersoalkan hingga dibesar-besarkan.

“Enggak usah dibesar-besarkan,” tambahnya.

Pada sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan calon presiden nomor urut dua, singgung soal etik, yang tengah viral di media sosial.

Prabowo mengulangi pertanyaan capres nomor 1 Anies Baswedan yang menanyakan soal etik dalam debat capres perdana pada Selasa (12/12).

Dalam video viral itu, Prabowo terlihat berdiri di podium berlogo Partai Gerindra.

“Bagaimana perasaan Mas Prabowo soal etik? etik, etik, etik,” kata Prabowo.

“Ndasmu etik (etik kepalamu),” sampainya lagi disambut teriakan dan tepuk tangan kader Gerindra.

Baca Juga  Setelah 1 Tahun Mangkrak, KPK Periksa 5 Saksi Korupsi Dana Hibah Jatim yang Seret Anwar Sadad dkk

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Umarul Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:03 WIB

Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB