Jokowi Tegaskan Pemerintah Tetap Netral di Pilpres 2024

- Publisher

Rabu, 1 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Joko Widodo. (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, SuaraNet–  Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah tetap netral di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Jokowi mengatakan bahwa pemerintah tidak akan memihak kepada salah satu calon presiden.

Pernyataan Jokowi ini disampaikan saat bertemu dengan para menteri di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/11/2023). Jokowi mengatakan bahwa pemerintah harus memastikan bahwa Pilpres 2024 berjalan dengan lancar dan demokratis.

“Pemerintah tetap netral, tidak boleh memihak kepada salah satu calon,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan para menteri untuk tidak terlibat dalam politik praktis. Jokowi mengatakan bahwa keterlibatan menteri dalam politik praktis telah melanggar ketentuan undang-undang.

“Menteri harus fokus bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan politik,” kata Jokowi.

Pernyataan Jokowi ini disambut positif oleh sejumlah pihak. Mereka menilai bahwa pernyataan Jokowi ini penting untuk menjaga demokrasi di Indonesia.

“Pernyataan ini penting untuk memastikan bahwa Pilpres 2024 berjalan dengan fair,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan.

Namun, ada juga pihak yang menilai bahwa pernyataan Jokowi ini masih belum cukup. Mereka menilai bahwa pemerintah perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk menjaga netralitas.

Baca Juga  Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan

“Pemerintah perlu membuat aturan yang jelas tentang netralitas ASN,” kata Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Universitas Andalas Feri Amsari.

Pilpres 2024 akan digelar pada 14 Februari 2024. Saat ini, sejumlah nama telah menyatakan diri untuk maju sebagai calon presiden, antara lain Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Ridwan Kamil.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa
Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan
211 Anggota DPR Diduga Sembunyikan Riwayat Pendidikan, Ada Apa dengan KPU?
Jaka Jatim Warning Bupati Pamekasan: Program Daerah Bukan untuk Keluarga dan Kelompok Tertentu!
Aktivis Anti Korupsi Soroti Potensi Penyelewengan APBD Pamekasan 2025
Jokowi Antar Prabowo Pulang Usai Kunjungan Kerja Dua Hari di Jateng
Website Diskominfo Jatim Diretas dengan Pesan “Copot Jabatan dan Penjarakan Khofifah” Usai Gubernur Mangkir dari Panggilan KPK
Bupati-Wakil Bupati Pamekasan Siap Nahkodai Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:08 WIB

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:05 WIB

Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan

Sabtu, 20 September 2025 - 22:49 WIB

211 Anggota DPR Diduga Sembunyikan Riwayat Pendidikan, Ada Apa dengan KPU?

Selasa, 9 September 2025 - 13:44 WIB

Jaka Jatim Warning Bupati Pamekasan: Program Daerah Bukan untuk Keluarga dan Kelompok Tertentu!

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Aktivis Anti Korupsi Soroti Potensi Penyelewengan APBD Pamekasan 2025

Berita Terbaru