Ferdy Sambo Batal Dihukum Mati, Keluarga Yosua: Kami Kecewa!

- Publisher

Kamis, 10 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ferdy Sambo usai diputuskan batal dihukum mati tapi tetap jalankan hukuman seumur hidup

Foto: Ferdy Sambo usai diputuskan batal dihukum mati tapi tetap jalankan hukuman seumur hidup

Jakarta, SuaraNet Ferdy Sambo yang terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat Mahkamah Agung (MA) menganulir vonis mati memutus Ferdy Sambo dihukum penjara seumur hidup.

“Penjara seumur hidup,” demikian putusan kasasi yang disampaikan MA, pada Selasa (8/8) lalu.

Sebelumnya Ferdy Sambo mengajukan banding atas vonis mati yang dijatuhkan PN Jakarta Selatan. Namun, Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menguatkan putusan hukuman mati tersebut. Ferdy Sambo pun mengajukan permohonan kasasi.

Mahkamah agung menuturkan ada 2 hakim yang melakukan dissenting opinion atau yang menolak kasasi Ferdy Sambo, namun kedua hakim tersebut kalah suara dari 3 anggota majelis hakim lainnya sehingga putusan hakim tetap memperbaiki putusan Ferdy Sambo dengan hukuman seumur hidup.

“Dissenting opinion dalam terdakwa Ferdy Sambo ada 2 anggota majelis yakni Jupriyadi dan anggota majelis ketiga yaitu Desnayeti, mereka melakukan DO, dissenting opinion berbeda pendapat dengan putusan majelis hakim yang lain yang 3, jadi ia tolak kasasi, artinya tetap hukuman mati tapi putusannya dengan perbaikan seumur hidup,” ucap Sobandi, Kabiro Hukum Mahkamah agung

Baca Juga  Heboh, Berbagai Kasus Penculikan Anak Kembali Terjadi di awal tahun 2023, Begini Lengkapnya

Kemudian dalam sidang tersebut, Mahkamah Agung menurunkan lima hakim agung untuk mengadili kasasi Ferdy Sambo. Kelima hakim tersebut itu adalah Suhadi, Desnayeti, Suharto, Jupriyadi, dan Yohanes Priyana, lalu Suhadi didapuk menjadi ketua majelis, yang sehari-hari juga Ketua Muda MA Bidang Pidana.

Lebih lanjut, Vonis hukuman penjara seumur hidup terhadap Ferdy Sambo tersebut sudah berkekuatan hukum tetap alias inkrah. Sehingga hasil putusannya bisa langsung dieksekusi.

“Sudah jelas, bahwa hasil putusan ini berkekuatan hukum tetap, sehingga bisa langsung dieksekusi,” lanjutnya.

Ia mengatakan upaya hukum biasa berakhir sampai kasasi. Namun, Sambo bisa saja mengajukan peninjauan kembali (PK).

“Upaya hukum biasanya kan sampai kasasi, tapi upaya hukum luar biasanya peninjauan kembali dimungkinkan sebagaimana syarat undang-undang,” imbuhnya.

Sehubungan dengan itu Yonathan Baskoro, pengacara pihak keluarga Brigadir Yosua Hutabarat, mengaku kaget terhadap putusan Mahkamah Agung yang menganulir hukuman Ferdy Sambo menjadi pidana seumur hidup, ia mengatakan aspirasi masyarakat dengan putusan hakim berbeda jauh.

“Tentu kami kaget, ternyata kita lihat aspirasi rakyat sama pengadilan beda jauh dalam hal ini kita belum bisa berbicara lebih jauh lagi karena kita belum dapet salinan putusannya,” tegas Yonathan saat pada, Selasa (8/8)

Baca Juga  Presiden Jokowi Canangkan Pembangunan MRT Jakarta Lin Timur-Barat Fase 1

Ia beserta keluarga yosua mengaku kecewa terhadap putusan hakim tersebut karena tidak akan sebanding dengan rasa kehilangan sosok Yosua.

“Ini kan rombongan, vonisnya disunat semua. Ya apa itu keinginan masyarakat kan kita tahu apa itu cukup buat mereka, setelah kita bandingkan. Pertama kan masyarakat cukup puas dengan sebelumnya, tentu dalam hal ini (dianulir seumur hidup) tentu tidak puas,” lanjutnya.

“Tentu kecewa, tidak ada yang bisa mengobati rasa kehilangan seorang anak terkasih,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta
Putusan MK Jadi Angin Segar bagi Masyarakat Hutan dan Petani Kecil
Ribuan Chef Profesional Turun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:52 WIB

Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Berita Terbaru