Dugaan Kecurangan MinyaKita, Isi Tak Sesuai Takaran, Mendag Lapor ke Polisi

- Publisher

Minggu, 9 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viralnya minyakita (Dok.VOI)

Viralnya minyakita (Dok.VOI)

Jakarta, SuaraNet Usai Viralnya kasus Pertamax oplosan mencuat, kini masyarakat dihebohkan dengan dugaan kecurangan dalam produk minyak goreng MinyaKita. Sebuah video yang viral di TikTok memperlihatkan minyak goreng MinyaKita dalam kemasan botol 1 liter ternyata hanya berisi 750 ml.

Video yang diunggah oleh akun TikTok @miepejuang menunjukkan proses pengukuran minyak MinyaKita menggunakan gelas ukur. Hasilnya, volume minyak tidak mencapai 1 liter seperti yang tertera di kemasan.

“Hati-hati yah, saya salah satu korban. Beli MinyaKita bertulisan 1 liter, pas dituangkan cuma 750 ml. Beli di harga 1 liter,” tulis pengunggah dalam keterangannya.

Sebagai perbandingan, pengunggah video juga mengukur minyak goreng merek Tropical, yang terbukti memiliki volume sesuai takaran.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso memastikan pihaknya telah melaporkan produsen minyak yang diduga melakukan kecurangan tersebut kepada kepolisian.

“Sudah ditindaklanjuti. Sebenarnya produsen itu juga pernah kami datangi terkait kasus penumpukan barang sebelumnya. Jadi itu mungkin video lama, tapi sudah kami laporkan juga ke polisi,” ujar Mendag Budi Santoso, Rabu (5/3), seperti dikutip dalam laman Antara.

Baca Juga  Keutamaan Memuliakan Orang Tua Menurut Islam

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan telah menyegel PT Navyta Nabati Indonesia (NNI), produsen MinyaKita, atas dugaan pelanggaran dalam distribusi minyak goreng rakyat. Penyegelan dilakukan di Tangerang, Banten, pada 24 Januari lalu.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta
Putusan MK Jadi Angin Segar bagi Masyarakat Hutan dan Petani Kecil
Ribuan Chef Profesional Turun untuk Program Makan Bergizi Gratis
Tersangka Kasus LNG Pertamina Seret Nama Ahok dan Nicke Widyawati, KPK: Harusnya Disampaikan ke Penyidik

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:52 WIB

Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Jumat, 12 Desember 2025 - 02:33 WIB

Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta

Berita Terbaru