Mahasiswa UNAIR BBK 5 Blambangan Ajak Siswa SDN 2 Blambangan Kelola Sampah Sejak Dini hari

- Publisher

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Mahasiswa KKN

Dok. Mahasiswa KKN

Banyuwangi, SuaraNet Sebanyak 152 siswa SDN 2 Blambangan mengikuti kegiatan edukasi lingkungan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) dari kelompok BBK 5 Blambangan pada 25 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan kepada siswa sejak dini melalui serangkaian aktivitas interaktif.

IMG 20250127 WA0092
Dok. KKN Unair

Kegiatan dimulai dengan penyuluhan tentang pengelompokan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik dan anorganik. Para mahasiswa memberikan contoh langsung dan mengajak siswa mempraktikkan pemilahan sampah menggunakan media pembelajaran berupa puzzle bergambar.

“Kalau sampah organik bisa dijadikan kompos untuk menyuburkan tanaman, sedangkan plastik bisa kita ubah jadi ecobrick,” jelas salah satu mahasiswa UNAIR saat memberikan arahan kepada siswa.

Setelah memahami proses pemilahan, siswa diajak memanfaatkan limbah plastik untuk membuat ecobrick. Dengan memadatkan limbah plastik ke dalam botol bekas, siswa belajar memanfaatkan sampah menjadi produk yang bermanfaat. Botol-botol tersebut kemudian dirangkai menjadi vas bunga.

Aktivitas ini menjadi salah satu favorit para siswa. “Seru sekali kak! Ternyata sampah plastik bisa jadi sesuatu yang baru,” ungkap seorang siswa dengan antusias.

Baca Juga  Suhu Tertinggi Indonesia Hampir 40 Derajat Celsius, Kapan Suhunya Bakal Turun?
IMG 20250127 WA0091
Dok. KKN Unair

Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan papan informasi tentang waktu penguraian sampah. Informasi seperti botol plastik yang membutuhkan 450 tahun untuk terurai dan styrofoam yang sulit terurai hingga jutaan tahun, disampaikan dengan desain visual menarik agar mudah dipahami oleh siswa.

Papan tersebut dipasang di area sekolah sebagai pengingat agar siswa lebih bijak dalam mengelola sampah.

Selama kegiatan berlangsung, siswa terlihat antusias mengikuti semua sesi. Mahasiswa memberikan hadiah kecil untuk mendorong partisipasi aktif, menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.

Para mahasiswa berharap kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar. Mereka juga berharap, inisiatif kecil ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Blambangan.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta
Putusan MK Jadi Angin Segar bagi Masyarakat Hutan dan Petani Kecil
Ribuan Chef Profesional Turun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:52 WIB

Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB