16 Juta Rumah Tangga Petani, Tanah Setengah Hektar: Ungkapan Cak Imin dalam Debat Pilpres 2024

- Publisher

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhaimin Iskandar, saat singgung soal petani dan lahan hektar, Dok. S4Pemilu2024

Muhaimin Iskandar, saat singgung soal petani dan lahan hektar, Dok. S4Pemilu2024

Pamekasan, SuaraNet Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Muhaimin Iskandar, mengungkapkan dalam debat keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) bahwa 16 juta rumah tangga petani di Indonesia hanya memiliki tanah setengah hektar.

Cak Imin menyoroti ketidaksetaraan dengan menyebut seseorang yang memiliki tanah seluas 500 ribu hektare sebagai contoh kekuasaan yang diberikan negara.

Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, sebelumnya mengakui memiliki lahan hampir seluas 500 ribu hektare, menambah dimensi perbandingan yang disampaikan Cak Imin.

Menurutnya, data sensus pertanian Badan Pusat Statistik (BPS) mengindikasikan bahwa 16 juta rumah tangga petani dengan tanah setengah hektar berasal dari 3 juta petani gurem.

Cak Imin memperingatkan terhadap abai negara dan pemerintah terhadap nasib petani dan nelayan. Dengan merujuk pada kata-kata pendiri NU, ia menekankan pentingnya peran petani sebagai penolong negeri, namun menyayangkan kondisi saat ini.

Selain itu, Cak Imin mengungkapkan keprihatinannya terkait pengadaan pangan nasional melalui food estate yang dianggapnya mengabaikan petani dan berpotensi menimbulkan konflik agraria serta merusak lingkungan.

Baca Juga  Anggaran Rp1,7 Miliar, Jalan Desa Terabaikan, Warga Sana Laok Tewas di Perjalanan

Ia menegaskan perlunya menghentikan upaya yang merugikan masyarakat adat.

Debat keempat Pilpres 2024, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di JCC, Jakarta, memfokuskan pembahasan pada pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.

Total lima debat diadakan, tiga untuk capres dan dua untuk cawapres, dengan pasangan capres-cawapres diharuskan hadir dalam semua kesempatan debat.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Hana Hanisa

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa
Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:03 WIB

Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:08 WIB

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:05 WIB

Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB