Jokowi Soal Masalah Guru Honorer: 2024 Akan Ada 1 Juta Guru ASN PPPK

- Publisher

Sabtu, 25 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi mengatakan bahwa pemerintah memahami perjuangan para guru honorer selama ini.

Jokowi mengatakan bahwa pemerintah memahami perjuangan para guru honorer selama ini.

Jakarta, SuaraNet-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa pemerintah akan mengangkat 1 juta guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui jalur PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) pada tahun 2024. Hal ini disampaikan Jokowi saat menghadiri Silaturahmi Nasional Persatuan Guru Honorer Indonesia (PGHI) di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (25/11/2023).

Jokowi mengatakan bahwa pemerintah memahami perjuangan para guru honorer selama ini. Ia mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan masalah guru honorer.

“Pada tahun 2024, saya pastikan akan ada 1 juta guru honorer yang diangkat menjadi ASN PPPK,” kata Jokowi.

Jokowi juga meminta para guru honorer untuk tetap sabar dan optimis. Ia mengatakan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para guru.

“Saya minta para guru honorer untuk tetap sabar dan optimis. Pemerintah akan terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan para guru,” kata Jokowi.

Sebelumnya, pemerintah telah membuka seleksi PPPK guru pada tahun 2021 dan 2022. Pada tahun 2021, pemerintah merekrut 153.839 guru PPPK. Pada tahun 2022, pemerintah merekrut 313.606 guru PPPK.

Baca Juga  Presiden Jokowi Mendorong Optimisme Generasi Muda HMI dan KOHATI dalam Membangun Masa Depan Indonesia

Dengan adanya tambahan 1 juta guru PPPK pada tahun 2024, maka total guru PPPK di Indonesia akan mencapai 1,5 juta orang.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta
Putusan MK Jadi Angin Segar bagi Masyarakat Hutan dan Petani Kecil
Ribuan Chef Profesional Turun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:52 WIB

Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB