Gibran Sebut Diserang Keras di Medsos, Relawan Diminta Tak Terpancing

- Publisher

Jumat, 3 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan terhadap Gibran di media sosial terjadi sejak dia memutuskan untuk maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

Serangan terhadap Gibran di media sosial terjadi sejak dia memutuskan untuk maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

Jakarta, SuaraNet-Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, mengaku diserang dengan keras di media sosial. Gibran menyebut bahwa serangan tersebut tidak hanya ditujukan kepadanya, tetapi juga kepada keluarganya.

“Saya diserang, keluarga saya diserang,” kata Gibran dalam acara deklarasi relawan Prabowo-Gibran di Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (2/10/2023).

Gibran meminta relawannya untuk tidak terpancing dengan serangan tersebut. Dia menyebut bahwa serangan tersebut merupakan upaya untuk menghalangi pencalonannya sebagai wakil presiden.

“Jangan terprovokasi, jangan mau terpancing,” kata Gibran.

Serangan terhadap Gibran di media sosial terjadi sejak dia memutuskan untuk maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Serangan tersebut didominasi oleh komentar-komentar negatif terkait latar belakang Gibran dan keluarganya.

Serangan di media sosial merupakan salah satu tantangan yang dihadapi oleh para calon presiden dan wakil presiden dalam kampanye. Para calon tersebut dituntut untuk memiliki mental yang kuat untuk menghadapi serangan tersebut.

Baca Juga  Bahaya yang Mengintai di Balik Kesepian
Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:03 WIB

Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB