Momentum Hari Santri, Kh. Ma’ruf Amin Ajak Santri Bijak Kawal Pemilu Damai 2024

- Publisher

Selasa, 24 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Mimin Kalimantan Go International

Dok. Mimin Kalimantan Go International

Jakarta, SuaraNet Ma’ruf Amin Wakil Presiden (Wapres) dorong santri untuk turut serta mengkawal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Dalam sambutannya di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (24/10), ia meminta kepada semua masyarakat, termasuk para santri, untuk bersikap bijak dan hati-hati menghadapi potensi provokasi selama Pemilu 2024.

“Di sini kita harus tetap waspada. Kita perlu menghindari upaya provokasi,” ujarnya.

ia yang sering disebut ulama karismatik Nahdlatul Ulama Sekaligus Wapres menuturkan, provokasi ini umumnya dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang hanya ingin menciptakan perpecahan di Indonesia. Oleh karena itu, kehati-hatian menjadi suatu keharusan.

“Saat kita menghadapi Pemilu, kita harus menjaga diri dari mereka yang ingin merusak dan menciptakan permusuhan. mari bersama-sama tekankan pentingnya kehati-hatian dan perdamaian,” tegasnya.

ia turut menjelaskan bahwa kehati-hatian ini merupakan bagian dari kesepakatan nasional yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa, dengan tujuan untuk memelihara persatuan Indonesia. Menjaga persatuan adalah salah satu tanggung jawab utama yang harus diemban oleh para santri.

Baca Juga  Putra Bungsu Presiden Resmi Menjadi Ketua Umum PSI: Langkah Baru dalam Politik Generasi Muda Indonesia

“Maka perlu diingat ini adalah bagian dari kesepakatan nasional. Pancasila, UUD 1945, NKRI adalah konsensus nasional, kesepakatan nasional. Saya menyebutnya sebagai ‘al mitsaqul wathani.’ Oleh karena itu, kita tidak boleh melanggarnya. Jika kita melanggarnya, kita dianggap sebagai ‘mukhalafatu mitsaq,’ yaitu melanggar kesepakatan,” tambahnya.

kemudian ia memberikan pesan kuat kepada siapa pun yang berani mengancam negara, bahwa mereka akan berhadapan dengan para santri di seluruh Indonesia.

Dalam pernyataannya, “Siapa pun yang mengancam negara ini, akan menghadapi konsekuensi serius karena akan berhadapan dengan para santri di seluruh Indonesia,” ucapnya.

ia pun mendorong para santri untuk terus memainkan peran aktif dalam membawa semangat perbaikan dan mengarahkan Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Kita harus terus menghidupkan semangat santri sebagai ‘rijalul muslihin’ (pembawa perbaikan), santri sebagai ‘khafadzatun wathan’ (penjaga tanah air), dan santri sebagai ‘mu’ammirinal ardha’ (pemakmur bumi),” pungkasnya.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Umarul Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta
Putusan MK Jadi Angin Segar bagi Masyarakat Hutan dan Petani Kecil
Ribuan Chef Profesional Turun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:52 WIB

Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Berita Terbaru