Dialektika Peran Politik Kaum Milenial, Pendidikan Politik Kaum Milenial GMC Jombang. 

- Publisher

Kamis, 16 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doc. GMC Jombang

Doc. GMC Jombang

JOMBANG, SUARANET – Ganjar Milenial Center (GMC) Kota Jombang gelar dialog interaktif Pendidikan Politik Kaum Milenial bertema “Pentingnya Informasi Pengetahuan Pendidikan Politik Bagi Kaum Milenial” di Kopi Lawas pada Selasa (14/03/2023).

 

Muhammad Ishomuddin Haidar tokoh milenial selalu pemantik Pendidikan politik kaum Milenial menyampaikan “pesta demokrasi 5 tahun yang akan datang baik buruknya ditentukan oleh kualitas demokrasinya besok, hal ini milenial dapat berperan dalam berpolitik. Yang dicatat dalam sejarah anak muda tidak hanya jadi suporter atau objek politik namun bagaimana kaum Milenial dapat menjalankan peran politik dengan optimal,” tuturnya.

 

Menelaah kutipan Pramoedya Ananta Toer “satu hal yang harus dimiliki anak muda adalah keberanian” soal keberanian, anak muda identik dengan keberanian artinya anak milenial harus berani mengambil resiko dan menentukan pilihan yang konsisten. Hal ini memang tidak mudah persepsi anak muda dari isu-isu politik terlebih saat ini anak-anak muda bukan lagi waktunya berada di zona nyaman namun berani bertindak.

 

“Kaum milenial mencari seorang pemimpin visioner, integritiy, dan eksprerience. Melihat saat ini anak muda yang didentik dengan generasi instan, terbuka, pemilik keputusan,” tambahan Haidar.

Baca Juga  Relawan Ganjar Milenial Center Kediri Ajak Milenial Budayakan Gotong Royong

 

Menurut Zakiy Yahya selaku Ketua Ganjar Milenial Center Jombang “Potensi pesta demokrasi 2024 diduduki kaum milenial 52,60% peran anak muda untuk menentukan pilihan dan optimis mengubah masa depan bangsa. Melihat dari peluang besar untuk anak muda untuk terjun di bidang politik,”

 

Sementara perwakilan koordinator wilayah Ganjar milenial center Jawa Timur saudara farhat menyampaikan bahwa “Ayah Ganjar Pranowo merupakan sosok yang paling potensial dan terbilang muda, Ayah Ganjar Pranowo ini sosok pemimpin yang work it dan potensial dalam memimpin bangsa berbekal pengetahuan dan pengalaman dan yang penting Ayah Ganjar Pranowo masih muda”.

 

Menurut Fahmi “politik usaha untuk menjadikan kehidupan menjadi lebih baik, lihatlah apa yg disampaikan jangan lihat siapa yang menyampaikan. Kaum milenial harus bisa memantau, siapa yg dapat memimpin negara yang lebih maju. Peran di politik sebagai pengendali, kita sebagai milenial dapat mengendalikan suksesnya pesta demokrasi 2024, dan kita harus bisa memantau kebijakan-kebijakan mengkritisi kebijakan pemerintah yang tidak terealisasi”, tuturnya dengan jelas.

Baca Juga  Gelar Youth Gathering KPM Posko 11 IAIN Madura bersama GMC Pamekasan Maksimalkan Pengabdian

 

Sebagai penutup stigma politik dianggap kotor hal ini karena dampak branding media sosial, media hari ini branding pelaku politik itulah yang menyebabkan kotor. Jika kita sebagai pelaku politik.

 

“Acara seperti ini menjadi melek politik dikalangan mata kita, acara yang bagus sebelum kita pesta demokrasi”, tutur Nafa peserta Pendidikan Politik Kaum Milenial. Antusias peserta sangat tinggi sehingga dapat berdiskusi dengan lancar, pendidikan politik ini menjadi ruang dialektika politik pada kaum milenial.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arah Baru UKM IQDA UIN Madura, Fokus Penguatan Kader dan Peran Organisasi
Lewat Dialog Energi, BEM FIA UNIRA Kritik Tata Kelola Migas Madura
Menu MBG Yayasan Rumah Juang Garuda Emas Dipertanyakan, Susu Tak Sesuai Rekomendasi
Mahasiswa HTN UIN Madura Komitmen Kuatkan ‘Fondasi Moral’ Bangsa di Usia Ke-4 
Perkuat Riset Kampus, LPPM STAINAS Gelar Coaching Penelitian
Mahasiswa KKN UIN Madura Gaet Sejumlah Instansi Bersihkan Muara Sungai 
IAIN Madura Resmi Bertransformasi Menjadi Universitas Islam Negeri Madura
Gus Din dan Ra Huda Kompak Ajak Alumni PMII Jadi Motor Perubahan di Halal Bihalal Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:34 WIB

Arah Baru UKM IQDA UIN Madura, Fokus Penguatan Kader dan Peran Organisasi

Kamis, 9 April 2026 - 19:55 WIB

Lewat Dialog Energi, BEM FIA UNIRA Kritik Tata Kelola Migas Madura

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:19 WIB

Menu MBG Yayasan Rumah Juang Garuda Emas Dipertanyakan, Susu Tak Sesuai Rekomendasi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 00:58 WIB

Mahasiswa HTN UIN Madura Komitmen Kuatkan ‘Fondasi Moral’ Bangsa di Usia Ke-4 

Rabu, 10 September 2025 - 14:22 WIB

Perkuat Riset Kampus, LPPM STAINAS Gelar Coaching Penelitian

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB