Gus Din dan Ra Huda Kompak Ajak Alumni PMII Jadi Motor Perubahan di Halal Bihalal Pamekasan

- Publisher

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemekasan – Semangat persaudaraan di bulan Syawal terasa kental saat puluhan alumni dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dari berbagai generasi menggelar acara Halal Bihalal di Zona Kabupaten Pamekasan, Madura pada Minggu (11/05/2025).

Acara yang penuh kehangatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan merefleksikan nilai-nilai perjuangan PMII. Ketua Ikatan Alumni PMII Kota Malang, Muhammad Nuruddin, yang akrab disapa Gus Din, menyampaikan bahwa Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan manifestasi dari budaya saling menjaga, memperkuat, dan menghargai sejarah gerakan PMII.

“Dulu kita bersatu karena idealisme, hari ini kita berkumpul untuk memastikan idealisme luhur itu tetap menyala,” tegas Gus Din. Ia menambahkan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menyambung kembali semangat perjuangan yang mungkin meredup akibat kesibukan masing-masing.

Gus Din juga mengajak para alumni untuk menjadikan IKAPMII sebagai wadah yang lebih dari sekadar reuni. “Mari kita jadikan ikatan alumni ini sebagai ruang kontribusi nyata, bukan hanya tempat bernostalgia, tetapi juga sarana untuk merawat jaringan, saling menguatkan, membuka peluang, dan menjaga marwah PMII, khususnya PMII Kota Malang,” imbuhnya penuh harap.

Baca Juga  Keren! Mahasiswa KKN UIN Madura Ciptakan Alat Bakar Sampah Ramah Lingkungan

Senada dengan hal tersebut, Nurul Huda, anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menekankan bahwa PMII telah menempa para kadernya menjadi individu yang kritis, inklusif, dan berani membela kepentingan rakyat.

“Di posisi apa pun kita saat ini, baik sebagai birokrat, akademisi, pengusaha, maupun legislator, nilai-nilai PMII harus terus hidup dan menjadi kompas dalam setiap tindakan kita,” jelas legislator yang akrab disapa Ra Huda ini.

Ra Huda juga menegaskan komitmennya di lembaga legislatif untuk terus menyuarakan aspirasi masyarakat kecil, memperjuangkan pendidikan yang adil, dan mendorong kebijakan yang pro-rakyat. “Saya yakin, nilai-nilai ini tumbuh dari proses kaderisasi di PMII. Mari kita jadikan IKAPMII bukan sekadar ajang reuni, tetapi jaringan yang produktif, tempat lahirnya gagasan-gagasan besar, dan wadah kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Acara Halal Bihalal ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Nur Holis (Pengawas Kemenag Pamekasan), Ghazali (Ketua PCI NU Jepang), Wahyudi (Praktisi Hukum dan Dosen), serta puluhan alumni PMII Kota Malang lintas generasi yang berdomisili di Pamekasan. Kehadiran mereka semakin mempererat jalinan persaudaraan dan semangat kebersamaan dalam keluarga besar PMII.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru