Soal Pencalonan Kaesang di DKI, Sekjen PSI: Sabar, Tunggu Saja Keputusan Final KIM

- Publisher

Sabtu, 27 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Ist (PSI DKI)

Dok. Ist (PSI DKI)

Jakarta, SuaraNet Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kini matangkan penentuan sikap untuk Pilkada 2024, pada November mendatang. Antoni, Sekretaris Jenderal PSI, mengatakan partainya akan mengambil keputusan terbaik.

Diketahui terkait peluang pencalonan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, juga akan mengikuti keputusan bersama yang diambil secara musyawarah dengan ketua umum partai di Koalisi Indonesia Maju atau KIM.

KIM merupakan kesatuan koalisi pengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

“Keputusan ini tentu sangat tergantung kepada pusat pengambilan keputusan KIM secara kolektif. Kalau diperintahkan maju, ayo. Nomor satu atau dua, ya monggo,” kata Antoni melalui pesan singkat, Pada Jumat, (26/24)

Kaesang digadang-gadang bakal disiapkan KIM untuk berlaga di palagan Pilkada Jakarta atau Jawa Tengah. Namun, Raja Juli menegaskan, jika posisi Kaesang saat ini adalah figur yang menunggu dilamar, bukan melamar.

“Jadi bukan kami meminta atau menyodorkan nama Mas Ketum. Kalau ada yang berminat, silakan kita duduk bersama, musyawarahkan yang paling baiknya,” tambahnya.

Burhanuddin Muhtadi, Peneliti utama Indikator Politik menuturkan bahwa Kaesang lebih banyak beraktivitas di Jakarta, elektabilitasnya justru lebih besar di Jawa Tengah.

Baca Juga  Soal Isu Pernikahan dengan Mantan Menantu, Direktur Utama PR. Ayunda Buka Suara

“Putra bungsu pak Presiden ini menempati urutan pertama daripada kandidat lain seperti Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan lainnya,” tegasnya.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sendiri merupakan bagian dari (KIM) bersama Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PBB, Partai Gelora, Partai Garuda dan Prima.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Anam Khair

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa
Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:08 WIB

PAC PDI Perjuangan Arjasa Bagikan Sembako untuk Anak Yatim dan Kaum Duafa

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:05 WIB

Partai Golkar Sumenep Berbagi Ratusan Takjil dan Konsolidasi Internal di Bulan Ramadan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB