Potret Achmad Baidowi, Calon Bupati Pamekasan Melalui Kacamata Kiai Tijani

- Publisher

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kiai Achmad Tijani

Kiai Achmad Tijani

Pamekasan, SuaraNet– Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlatul Mubtadiin Karang Jati, Tlonto Ares, Kecamatan Waru, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Kiai Achmad Tijani, menceritakan sosok Calon Bupati Pamekasan, Achmad Baidowi, mulai dari perilaku di Ponpes Darul Ulum Banyuanyar hingga menjadi politisi nasional.

Achmad Baidowi menurut Kiai Tijani mudah bergaul dengan siapapun, humoris, cerdas, aktif berbagai organisi ekstra di sekolah maupun di Ponpes. Tak heran, jika semua santri kenal dengan Sitok, panggilan Achmad Baidowi waktu itu.

Kiai Tijani tahu detail sosok Achmad Baidowi. Selain satu bangku di sekolah, aktivitas keseharian sama, ngaji hingga masak dan makan bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sekian cerita tentang sosok Achmad Baidowi, ada satu yang cukup memprihatinkan waktu itu, hampir satu bulan tidak memiliki uang, kesehariannya ‘Ngampong Ngakan’ alias makan gratis.

“Dulu Bapak Achmad Baidowi kurus, kiriman uang dari orang tua beliau sering terlambat. Alhamdulillah beliau sekarang sukses, saya ikut senang,” ungkap Kia Tijani.

Baca Juga  Yayasan Cahaya Ummat Pamekasan Selenggarakan Khitanan Massal Gratis

Achmad Baidowi jauh berbeda dengan santri lain. Selain cerdas, aktif bertanya dalam kelas, dia gila bola. Hebatnya, Achmad Baidowi santun dan beradab.

“Sampai sekarang kalau dibutuhkan guru dan pesantren aktivitas lain ditinggalkan. Menurut saya ini keistimewaan Bapak Achmad Baidowi,” tutur Kiai Tijani.

Kiai Tijani tidak heran Achmad Baidowi menjadi pejabat negara sekaligus politisi bersuara lantang memperjuangkan hak warga dan pesantren di Madura. Oleh karena itu, Kiai Tijani senang mendengar Achmad Baidowi akan maju sebagai Bupati Pamekasan pada Pilkada tahun ini, 2024.

“Saya sangat setuju jika beliau turut mencalonkan diri sebagai calon Bupati, melihat perjalanan karir politik dan latar belakang pendidikannya, beliau memang layak menjadi Bupati,”

Terakhir, Kiai Tijani membeberkan sebagian pekerjaan dan posisi strategis serta pendidikan yang pernah dijalani Achmad Baidowi.

“Beliau kuliah hingga meraih gelar doktor dan rekam jejaknya sebagai wartawan, sekarang DPR RI, yang istimewa bagi masyarakat, beliau itu santri. Saya yakin Pamekasan butuh pemimpin seperti beliau yang sudah berpengalaman, tahu keluh kesah masyarakat dan apa yang dibutuhkan. Intinya, beliau layak dan menjadi kategori pemimpin ideal untuk Pamekasan ke depan,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email

Berita Terkait

Panduan Memilih Hewan Kurban Terbaik untuk Idul Adha
Menelusuri Akar Tradisi Kurban yang Membentang Abad
Karakteristik Ideal Penuntut Ilmu Menurut Pemikiran Imam Al-Ghazali
Lesbumi PCNU Pamekasan Awali 100 Tahun A.A. Navis
Kata dan Rupa Danarto dalam Tilikan Hyphen
Menyibak Keutamaan dan Rahasia Amalan Hari Jumat
Membaca Amalan yang Menggetarkan Hati di Hari Raya Idul Fitri: Upaya Mendekatkan Diri kepada Allah
Ikhtiar Raih Berkah Ramadan, Rudy Susanto Calon Bupati Pamekasan Berbagi Santunan untuk Anak Yatim

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:44 WIB

Panduan Memilih Hewan Kurban Terbaik untuk Idul Adha

Minggu, 16 Juni 2024 - 10:17 WIB

Menelusuri Akar Tradisi Kurban yang Membentang Abad

Senin, 10 Juni 2024 - 09:37 WIB

Potret Achmad Baidowi, Calon Bupati Pamekasan Melalui Kacamata Kiai Tijani

Kamis, 6 Juni 2024 - 22:10 WIB

Karakteristik Ideal Penuntut Ilmu Menurut Pemikiran Imam Al-Ghazali

Jumat, 17 Mei 2024 - 13:02 WIB

Lesbumi PCNU Pamekasan Awali 100 Tahun A.A. Navis

Kamis, 16 Mei 2024 - 13:06 WIB

Kata dan Rupa Danarto dalam Tilikan Hyphen

Jumat, 19 April 2024 - 11:40 WIB

Menyibak Keutamaan dan Rahasia Amalan Hari Jumat

Rabu, 10 April 2024 - 01:03 WIB

Membaca Amalan yang Menggetarkan Hati di Hari Raya Idul Fitri: Upaya Mendekatkan Diri kepada Allah

Berita Terbaru

Dok. Dutabaca

Berita

PBNU Sesalkan Kunjungan Lima Cendekiawan NU ke Israel

Senin, 15 Jul 2024 - 22:38 WIB