Deklarasi Rembuk Pemuda, Pemuda Jawa Timur Bersatu untuk Indonesia Emas 2045

- Publisher

Rabu, 20 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, SuaraNet 17 September 2023 – Hari ini, gerakan pemuda di Jawa Timur mencatat sebuah babak baru dalam sejarahnya di Kara Coffee Culture, Malang. Puluhan tokoh pemuda dan aktivis dari berbagai kampus, komunitas, dan organisasi pemuda di Jawa Timur berkumpul untuk menyatukan visi mereka dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Deklarasi ini merupakan kelanjutan dari ekspansi Rembuk Pemuda setelah deklarasi nasional di Jakarta pada 10 September 2023. Namun, kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan manifestasi nyata komitmen pemuda Jawa Timur untuk berperan aktif dalam memajukan Indonesia.

Acara dimulai dengan talk show yang menampilkan sejumlah pembicara terkemuka dari kalangan pemuda. Di antara pembicara tersebut adalah Aidil Pananrang, Pendiri Rembuk Pemuda; Mandala Satya, Koordinator Rembuk Pemuda Jawa Timur dan Pendiri Edupolithink; Rafly Rayhan Al Khajri, Ketua Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya 2023; serta Zakiatul Wachdaniat Taulina, Pendiri Rumah Bestari. Diskusi ini dipandu oleh Friska Adriani Putri, Wakil Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Brawijaya 2022.

Baca Juga  Warga Nahdliyin Geruduk Masjid Terduga Sarang Wahabi

Aidil Pananrang, Pendiri Rembuk Pemuda, menegaskan, “Deklarasi ini bukan semata seremonial, melainkan komitmen untuk mencapai pemuda di seluruh penjuru Indonesia. Kami yakin, dengan kolaborasi, pemuda Indonesia memiliki kapabilitas untuk merespons tantangan di masa depan dan menjadi motor perubahan positif.”

Mandala Satya, Koordinator Rembuk Pemuda Jawa Timur, menyuarakan pentingnya momen ini dengan berkata, “Kami ingin memastikan bahwa setiap pemuda di Jawa Timur memiliki suara dan platform untuk berkontribusi. Rembuk Pemuda adalah tempat di mana gagasan dan aksi bersatu.”

Rafly Rayhan Al Khajri, Ketua Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya 2023, dalam talk show ini menekankan peran penting pemuda sebagai lokomotor perubahan besar di Indonesia. “Pemuda harus memiliki pemikiran kritis untuk menyelesaikan berbagai tantangan bangsa dengan kesadaran mewujudkan masa depan yang lebih baik untuk Indonesia,” katanya.

Dengan Deklarasi Rembuk Pemuda Jawa Timur ini, diharapkan terbentuk jaringan kolaborasi yang kuat antara pemuda-pemudi Jawa Timur, membawa harapan untuk masa depan yang cemerlang bagi Indonesia. Ke depannya, Rembuk Pemuda berencana untuk terus berkembang dan memperluas jangkauannya ke berbagai wilayah Indonesia, menjadikan Indonesia Emas 2045 sebagai tujuan bersama yang lebih mendekat.

Penulis : Rosi

Editor : Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?
Milik Tokoh Ternama, Rokok Ilegal Sendang Biru Tetap Terdistribusi di Balik Gencarnya Penindakan
Rokok Ilegal Merek L300, Marbol, dan Boss Caffe Latte Disita di Palu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 16:36 WIB

Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 00:59 WIB

Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal

Berita Terbaru