Dirikan Fakultas Kedokteran, Pemkab Pamekasan dan UTM Menandatangani Kerja Sama

- Publisher

Jumat, 14 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatangana Mou dilakukan di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan.

Penandatangana Mou dilakukan di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati Pamekasan.

Pamekasan, SuaraNet-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur melakukan penandatanganan kerja sama dengan universitas trunojoyo Madura (UTM) di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jum’at (14/7/2023) siang.

Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) itu dilakukan antara Bupati Pamekasan, Baddrut Taman dengan Rektor UTM, Dr. Safi’ tentang tri dharma perguruan tinggi, serta Direktur RSUD Dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr. Budi Santoso dengan Rektor UTM tentang kemitraan pendirian fakultas kedokteran.

“Kami akan mendirikan fakultas kedokteran yang disupport langsung oleh bapak bupati, Pemkab Pamekasan dengan RSUD Pamekasan dengan komitmen siap menjadi RSP (rumah sakit pendidikan) utama dalam pengajuan fakultas kedokteran,” ujar Rektor UTM, Dr. Safi’.

Menurutnya, pihaknya juga telah bekerja sama dengan universitas brawijaya Malang sebagai universitas pendamping yang menjadi syarat mendirikan fakultas kedokteran tersebut. Harapannya, kerja sama yang dilakukan bersamaan dengan izin Allah SWT, sehingga segala prosesnya diberikan kemudahan tanpa kendala yang signifikan.

“Oleh karena itu, kami atas nama pimpinan UTM menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi tingginya atas respon cepat oleh bapak bupati. Ini di luar perkiraan kami, karena dengan cepat direspon dengan baik untuk segera direalisasikan,” tandasnya.

Baca Juga  Mas Tamam Harap MTQ XXX Dapat Menjadikan Al-Qur'an Sebagai Pondasi Kehidupan

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan, pihaknya bersyukur penandatanganan MoU dapat dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM). Beberapa kesepakatan itu secara teknis nantinya akan dilakukan antara organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dengan UTM.

“Misalnya antara dinas kesehatan, rumah sakit, dan fakultas kedokteran UTM, itu nanti teknis. Semoga kerja sama itu berjalan baik sesuai dengan keinginan kita bersama,” ungkapnya.

Dikatakan, pendidikan menjadi salah satu program prioritas selama kepemimpinannya melalui beberapa terobosan baru yang telah dilakukan. Seperti adanya beasiswa santri, beasiswa kedokteran, dan fasilitasi lainnya di bidang pendidikan. Karena sumber daya manusia (SDM) menjadi indikator kemajuan suatu daerah.

“Saya sering sampaikan, kalau mau melihat masa depan Indonesia 30 tahun lagi, maka lihat anak yang sekarang lagi duduk di bangku sekolah dasar, kalau kualitasnya bagus, disiplin, maka perwajahan Indonesia masa depan akan bagus, demikian juga sebaliknya. Misalnya kalau ingin melihat masa depan Indonesia 15 tahun lagi, maka lihat anak SMAnya sekarang,” katanya.

Baca Juga  Tumbuhkan Legislator Muda, Sema Fakultas Fasya IAIN Madura Gelar Sekolah Politik

Oleh karena itu, tutup bupati, kerja sama dengan UTM di bidang kedokteran nantinya bisa berlanjut dengan program beasiswa kedokteran dengan Pemkab Pamekasan dari anak-anak tidak mampu di daerahnya agar sama-sama mengenyam pendidikan di fakultas kedokteran sebagaimana program yang telah dilakukan sebelumnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arah Baru UKM IQDA UIN Madura, Fokus Penguatan Kader dan Peran Organisasi
Lewat Dialog Energi, BEM FIA UNIRA Kritik Tata Kelola Migas Madura
Menu MBG Yayasan Rumah Juang Garuda Emas Dipertanyakan, Susu Tak Sesuai Rekomendasi
Mahasiswa HTN UIN Madura Komitmen Kuatkan ‘Fondasi Moral’ Bangsa di Usia Ke-4 
Perkuat Riset Kampus, LPPM STAINAS Gelar Coaching Penelitian
Mahasiswa KKN UIN Madura Gaet Sejumlah Instansi Bersihkan Muara Sungai 
IAIN Madura Resmi Bertransformasi Menjadi Universitas Islam Negeri Madura
Gus Din dan Ra Huda Kompak Ajak Alumni PMII Jadi Motor Perubahan di Halal Bihalal Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:34 WIB

Arah Baru UKM IQDA UIN Madura, Fokus Penguatan Kader dan Peran Organisasi

Kamis, 9 April 2026 - 19:55 WIB

Lewat Dialog Energi, BEM FIA UNIRA Kritik Tata Kelola Migas Madura

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:19 WIB

Menu MBG Yayasan Rumah Juang Garuda Emas Dipertanyakan, Susu Tak Sesuai Rekomendasi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 00:58 WIB

Mahasiswa HTN UIN Madura Komitmen Kuatkan ‘Fondasi Moral’ Bangsa di Usia Ke-4 

Rabu, 10 September 2025 - 14:22 WIB

Perkuat Riset Kampus, LPPM STAINAS Gelar Coaching Penelitian

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB