BEM SI Gelar Aksi Indonesia Gelap di Jakarta, 13 Tuntutan Diajukan ke Pemerintah

- Publisher

Rabu, 19 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Istimewa

Dok. Istimewa

Jakarta, SuaraNet Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan menggelar aksi demonstrasi bertajuk ‘Indonesia Gelap’ sebagai bentuk respons terhadap tuntutan yang belum ditanggapi pemerintah. Aksi ini akan dipusatkan di Jakarta pada Kamis (20/2) dengan melibatkan massa dari berbagai daerah.

Koordinator Pusat BEM SI, Herianto, menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari unjuk rasa sebelumnya. “BEM SI sesuai surat instruksi yang telah kami keluarkan akan ada aksi terpusat di Jakarta di hari Kamis untuk menanggapi aksi-aksi sebelumnya, poin-poin tuntutan kita yang tidak direspons pihak pemerintah,” ujar Herianto, Selasa (18/2).

Menurutnya, jumlah peserta aksi masih dalam pembahasan teknis. “Terkait massa aksi kami belum bisa pastikan karena Rabu besok akan ada teklap (teknik lapangan) untuk pembahasan aksi secara teknis di lapangan,” jelasnya.

Sebelumnya, aksi ‘Indonesia Gelap’ telah digelar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (17/2). Dalam aksi tersebut, 13 tuntutan diajukan kepada pemerintah, di antaranya menuntut pendidikan gratis, pencabutan proyek strategis nasional yang dinilai bermasalah, serta evaluasi kebijakan terkait kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  10 Negara dengan Pasukan Muslim Terbesar

Koordinator Humas UPNVJ Bergerak, Bagas Wisnu, menyampaikan bahwa aksi ini bertujuan untuk menekan pemerintah agar segera merespons tuntutan mahasiswa.

“Kami menyerukan kepada Presiden Prabowo dan jajarannya untuk segera mengambil langkah konkret dalam menanggapi berbagai persoalan yang kami angkat dalam aksi ini. Jika tidak, maka aksi serupa akan terus berlanjut di berbagai daerah di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Berikut 13 tuntutan yang disampaikan dalam aksi Indonesia Gelap:

1. Pendidikan gratis yang ilmiah dan demokratis serta pembatalan pemangkasan anggaran pendidikan.

2. Pencabutan proyek strategis nasional yang dinilai tidak berpihak pada rakyat dan mendorong reforma agraria sejati.

3. Penolakan revisi Undang-Undang Minerba yang dianggap membatasi kebebasan akademik.

4. Penghapusan multifungsi ABRI guna mencegah represi dalam kehidupan demokratis.

5. Pengesahan Rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat untuk perlindungan hukum komunitas adat.

6. Pencabutan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang dinilai berdampak pada sektor pendidikan dan kesehatan.

7. Evaluasi program makan bergizi gratis agar lebih tepat sasaran dan tidak menjadi alat politik.

Baca Juga  Peningkatan Penyaluran KUR dan KUA: Dukungan bagi UMKM dan Sektor Pertanian

8. Realisasi anggaran tunjangan kinerja dosen guna meningkatkan kesejahteraan akademisi.

9. Desakan kepada Presiden untuk mengeluarkan perppu terkait Undang-Undang Perampasan Aset dalam upaya pemberantasan korupsi.

10. Penolakan revisi Undang-Undang TNI, Polri, dan Kejaksaan yang dinilai memperkuat imunitas aparat.

11. Efisiensi serta perombakan Kabinet Merah Putih untuk mengatasi dugaan pemborosan anggaran.

12. Penolakan revisi Peraturan Tata Tertib DPR yang dinilai berpotensi menimbulkan kesewenang-wenangan.

13. Reformasi Kepolisian Republik Indonesia untuk meningkatkan profesionalisme dan menghapus budaya represif.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR
Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Berita Terbaru

Berita

Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos

Rabu, 12 Agu 2026 - 18:37 WIB