Diisukan Akan Menggantikan Jabatan Gus Miftah, ini Tanggapan Ustad Adi Hidayat

- Publisher

Rabu, 11 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Kanal YouTube Ustadz Adi Hidayat

Dok. Kanal YouTube Ustadz Adi Hidayat

Jakarta, SuaraNet — Isu pergantian posisi Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden kembali ramai diperbincangkan, terutama di media sosial. Namun, Ustad Adi Hidayat secara tegas membantah kabar bahwa dirinya akan menggantikan posisi tersebut.

Isu ini mencuat setelah Gus Miftah mengundurkan diri, menyusul viralnya insiden pernyataannya yang dianggap menghina penjual es teh saat memberikan ceramah.

Melalui kanal YouTube pribadinya pada Rabu (11/12), Ustad Adi Hidayat menjelaskan bahwa narasi yang berkembang, baik di media sosial maupun grup WhatsApp, sepenuhnya tidak benar. Bahkan, ia mengaku banyak menerima ucapan selamat dan doa, meski kabar tersebut tidak memiliki dasar.

“Dari video ini, saya ingin menyampaikan bahwa isu tersebut tidak benar adanya. Sekali lagi, penetapan, pengangkatan, atau pelantikan apapun terkait stafsus itu tidaklah benar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ustad Adi Hidayat menyampaikan rasa percaya dirinya bahwa ada banyak sosok lain yang lebih layak untuk mengemban jabatan tersebut. Ia pun mengapresiasi kebijakan Presiden yang dinilainya bijaksana dalam menentukan pilihan.

Baca Juga  Diduga Dilecehkan Seniornya Sendiri, Mahasiswi UNIBA Madura Laporkan ke Polres Sumenep

“Saya yakin, banyak orang-orang yang lebih baik, lebih pantas, dan lebih berwawasan untuk posisi itu. Tentu bapak Presiden, dengan hak prerogatifnya yang penuh serta wawasan mendalam, akan memilih stafsus yang lebih berkualitas dibandingkan dengan saya,” tambahnya.

Melalui video klarifikasinya, ia berharap masyarakat dapat memahami dan menghentikan penyebaran isu yang tidak benar.

“Saya berharap, dengan penyampaian ini, teman-teman dan sahabat yang sempat menerima informasi tersebut dapat mengetahui fakta yang sebenarnya. Mari kita fokus mendoakan kebaikan bagi negeri ini, menjaga persatuan, dan bekerja sama untuk mewujudkan hal-hal positif,” tutupnya.

Penulis : Mosdalifah

Editor : Hana Hanisa

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:03 WIB

Timah Ilegal Diduga Mengalir ke PT MSP, Siapa Pemasoknya?

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB