Indonesia Ukir Sejarah Baru di Paris 2024 dengan Dua Medali Emas Luar Badminton

- Publisher

Jumat, 9 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah Ukir Prestasi Bersejarah, Bawa Indonesia Samai Rekor 32 Tahun Lalu.

Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah Ukir Prestasi Bersejarah, Bawa Indonesia Samai Rekor 32 Tahun Lalu.

Jakarta, SuaraNet – Pada Olimpiade Paris 2024, Indonesia kembali menorehkan prestasi bersejarah dengan meraih dua medali emas di luar cabang badminton. Veddriq Leonardo menjadi atlet pertama Indonesia yang memenangi medali emas di cabang panjat tebing, sementara Rizki Juniansyah berhasil menjuarai cabang angkat besi.

Prestasi ini menyamai catatan 32 tahun lalu, ketika pada Olimpiade Barcelona 1992 Indonesia juga mendapatkan dua medali emas, kala itu dari cabang badminton melalui Alan Budikusuma dan Susi Susanti.

Setelah tahun 1992, Indonesia hanya mampu meraih satu medali emas di setiap Olimpiade, semuanya berasal dari cabang badminton. Namun, pada Olimpiade Paris 2024 ini, sejarah pun tercipta kembali dengan dua medali emas yang berasal dari cabang-cabang olahraga selain badminton.

Veddriq menjadi orang pertama yang meraih medali emas di cabang panjat tebing yang pertama kali dipertandingkan di Olimpiade. Sementara Rizki menjadi atlet angkat besi Indonesia pertama yang mampu menjuarai ajang Olimpiade.

Prestasi gemilang ini tentu menjadi kebanggan tersendiri bagi Indonesia, serta menandakan bahwa olahraga tanah air terus mengalami perkembangan yang signifikan. Hal ini tentunya akan menjadi motivasi bagi atlet-atlet Indonesia lainnya untuk terus berkarya di pentas internasional.

Baca Juga  Orang Tua Siswa Protes Menu MBG di Pamekasan, Mitra Dapur Klaim Sesuai Standar ‎
Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB