Franksi PPP Sepakati Soal Perpanjangan Masa Jabatan Kades 8 Tahun

- Publisher

Rabu, 7 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Achmad Baidowi, S.Sos, M.Si | saat memimpin rapat Baleg DPR RI bersama pemerintah Dok. Tangkap layar @TV Perlemen DPR RI

Dr. Achmad Baidowi, S.Sos, M.Si | saat memimpin rapat Baleg DPR RI bersama pemerintah Dok. Tangkap layar @TV Perlemen DPR RI

Jakarta, SuaraNet Achmad Baidowi, Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, mengumumkan bahwa DPR dan pemerintah telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang masa jabatan kepala desa (kades) dari 6 tahun menjadi 8 tahun dalam satu periode jabatan, hal tersebut memungkinkan perpanjangan masa jabatan hingga dua periode atau 16 tahun.

Menurutnya, rapat kerja Badan Legislasi bersama pemerintah telah menyetujui revisi kedua UU 6 tahun 2014 tentang Desa.

Poin yang paling krusial dalam revisi tersebut adalah penentuan masa jabatan kades menjadi delapan tahun dalam satu periode dengan batas maksimal dua periode.

“Masa jabatan yang lebih panjang diharapkan memberikan keleluasaan bagi para kades untuk melaksanakan pembangunan di desa dengan lebih efektif. Mereka akan memiliki waktu yang cukup untuk merencanakan dan melaksanakan program pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Baidowi dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (6/2)

Baidowi yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Kerja Revisi UU Desa menegaskan bahwa perpanjangan masa jabatan kades memiliki dampak positif dalam upaya meningkatkan pembangunan di tingkat desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

Baca Juga  PPP Siap Ajukan Gugatan ke MK Usai Tidak Lolos Ambang Batas Pileg 2024

“Saya memandang bahwa para kades memiliki peran strategis dalam upaya meningkatkan pembangunan di desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakatnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI tersebut menyatakan bahwa Fraksi PPP sedang berjuang untuk meningkatkan alokasi Dana Desa. Langkah tersebut diharapkan dapat memperbesar dana yang dialokasikan untuk pembangunan di desa sehingga dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Saya sebagai Ketua Panja sedang berusaha untuk meningkatkan alokasi dana desa sesuai dengan kemampuan anggaran pemerintah,” pungkasnya.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Umarul Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta
Putusan MK Jadi Angin Segar bagi Masyarakat Hutan dan Petani Kecil
Ribuan Chef Profesional Turun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:52 WIB

Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB