STISA Pamekasan Wisuda Sarjana ke-IV: Membangun Generasi Advokat Berani dan Bertanggung Jawab

- Publisher

Sabtu, 2 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

STISA Pamekasan menggelar wisuda sarjana ke-IV dengan kehadiran tokoh-tokoh penting. Para wisudawan diapresiasi sebagai

STISA Pamekasan menggelar wisuda sarjana ke-IV dengan kehadiran tokoh-tokoh penting. Para wisudawan diapresiasi sebagai "wisudawan-wisudawati Gaza" yang menerapkan nilai-nilai STISA.

Pamekasan, SuaraNet– Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Assalafiyah (STISA) Pamekasan menggelar wisuda sarjana ke-IV, yang dilaksanakan di Gedung Bakorwil IV Pamekasan, Sabtu (2/12/2023).

Wisuda sarjana ke-IV ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua Yayasan As Salafiyah Sumber Dhuko, Ahmad Mudatsir MH, serta Ketua STISA Pamekasan, Dr. Ali Makki M.Pd.I. Acara ini juga dihadiri oleh para pimpinan STISA, Kepala Pengadilan Agama Pamekasan, Mashuri, dan berbagai tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan As Salafiyah Sumber Dhuko, KH Ahmad Mudatsir MH, menekankan semangat STISA dalam menegakkan tujuan bernegara. Dia mengutip alinea pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa “Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

ADVERTISEMENT

cc59f439 1d50 439b 9c3d 98bc5fcbcdb8 scaled
33dda0b5 fba7 402f 989c e591e49519cf scaled
cc59f439-1d50-439b-9c3d-98bc5fcbcdb8
33dda0b5-fba7-402f-989c-e591e49519cf
previous arrow
next arrow

SCROLL TO RESUME CONTENT

“STISA, sebagai bagian dari pondok pesantren As Salafiyah Sumber Dhuko, telah melakukan berbagai kegiatan, termasuk penggalangan dana untuk warga Gaza di Palestina. Hal ini menandakan bahwa kita peduli terhadap tujuan bernegara kita, yaitu mengecam penjajahan dan terorisme dalam bentuk apapun,” katanya.

Baca Juga  Pendidikan Karakter: Kunci Sukses Anak di Masa Depan

Dalam kesempatan tersebut, para wisudawan-wisudawati STISA Pamekasan ke-IV diapresiasi sebagai “wisudawan-wisudawati Gaza.” KH Ahmad Mudatsir menjelaskan, “Kita menginternalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam mars STISA. Amal ilmuku, ilmu amalku. Kesatuan antara amal dan ilmu sangat penting.”

Dia juga menekankan tanggung jawab para sarjana setelah wisuda, bahwa memiliki pengetahuan berarti memiliki tanggung jawab yang bertambah. “Keberhasilan tidak hanya ditandai dengan gelar sarjana, tapi juga dengan amal kecil yang dimulai dari diri sendiri. Kita harus menjadi sarjana yang jujur dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Ketua STISA Pamekasan, Dr. Ali Makki M.Pd.I, dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan acara tersebut. Dia berharap ilmu yang dimiliki oleh para wisudawan dan wisudawati dapat bermanfaat dan mendapatkan berkah.

Dr. Ali Makki juga menyampaikan prestasi STISA Pamekasan dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, termasuk pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Dia juga bangga atas empat mahasiswa STISA Pamekasan yang telah menerbitkan buku, dan berharap hal ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya.

Baca Juga  Rayon Saptawikrama Gelar Mapaba, Begini Harapan Ketua Rayon

Dalam upaya mengembangkan potensi kelembagaan, STISA Pamekasan telah menjalin kolaborasi dengan berbagai kampus. Langkah ini diambil untuk terus berkembang dan memperoleh pembelajaran serta pengalaman yang dapat mendorong kemajuan STISA Pamekasan ke depan.

Wisuda STISA Pamekasan ke-IV kali ini melibatkan 50 mahasiswa dari dua program studi, yaitu Hukum Ekonomi Syariah (HES) dengan 30 mahasiswa, dan Hukum Keluarga Islam (HKI) dengan 20 mahasiswa.

Print Friendly, PDF & Email

Berita Terkait

Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad dalam Pembukaan Pena Santri Darul Ulum Banyuanyar
Kopri Komisariat PMII IAIN Madura Berdayakan Perempuan Lewat Rumah Sahabat Perempuan
Optimalkan KMQ-VII 2024, HMPS IQT IAIN Madura Beri Wawasan Baru
Disporapar Pamekasan Berdayakan Pemuda Santri Melalui Inovasi Pengolahan Ikan
Transformasi dan Dinamika Organisasi: Sebuah Perspektif Sosiologi
Pelantikan Raya Ormawa FAUD IAIN Madura, Dekan: Kita Harus Kolaborasi untuk Kemajuan Bersama
Faisol, Mahasiswa UNESA Asal Camplong Sampang Raih Penghargaan Duta Pendidikan Jawa Timur 2024
STEI Masyarakat Madani Pamekasan Rayakan Dies Natalis Ke-8 dengan Seminar Nasional

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:51 WIB

Ribuan Jamaah Hadiri Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad dalam Pembukaan Pena Santri Darul Ulum Banyuanyar

Minggu, 7 Juli 2024 - 20:17 WIB

Kopri Komisariat PMII IAIN Madura Berdayakan Perempuan Lewat Rumah Sahabat Perempuan

Sabtu, 29 Juni 2024 - 11:56 WIB

Optimalkan KMQ-VII 2024, HMPS IQT IAIN Madura Beri Wawasan Baru

Jumat, 28 Juni 2024 - 10:13 WIB

Disporapar Pamekasan Berdayakan Pemuda Santri Melalui Inovasi Pengolahan Ikan

Kamis, 27 Juni 2024 - 01:34 WIB

Transformasi dan Dinamika Organisasi: Sebuah Perspektif Sosiologi

Rabu, 26 Juni 2024 - 11:06 WIB

Pelantikan Raya Ormawa FAUD IAIN Madura, Dekan: Kita Harus Kolaborasi untuk Kemajuan Bersama

Senin, 24 Juni 2024 - 12:35 WIB

Faisol, Mahasiswa UNESA Asal Camplong Sampang Raih Penghargaan Duta Pendidikan Jawa Timur 2024

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:18 WIB

STEI Masyarakat Madani Pamekasan Rayakan Dies Natalis Ke-8 dengan Seminar Nasional

Berita Terbaru

Ketua Majelis Ratna Dewi Pettalolo saat membacakan amar putusan perkara nomor. (foto: ist)

Berita

DKPP Pecat 10 Penyelenggara Pemilu di Pamekasan

Selasa, 23 Jul 2024 - 12:35 WIB