Jokowi: Jangan Coba-coba Intervensi Pemilu!

- Publisher

Rabu, 8 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo Saat diwawancara oleh awal media.

Presiden Joko Widodo Saat diwawancara oleh awal media.

Jakarta, SuaraNet-Jokowi menyampaikan hal ini dalam sambutannya di acara Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggara Pemilu bertajuk ‘Mewujudkan Pemilu Berintegritas’ yang digelar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Rabu (8/11/2023) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Jokowi mengatakan, banyak pihak yang merasa Pemilu mudah diintervensi. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut sangat sulit dilakukan.

“Jadi jangan ada yang mencoba-coba untuk mengintervensi, karena jelas sangat-sangat sulit,” kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat intervensi Pemilu sulit dilakukan. Pertama, ada sistem keamanan berlapis yang akan menjaga jalannya Pemilu. Kedua, ada partisipasi masyarakat yang tinggi dalam Pemilu. Ketiga, ada kesadaran masyarakat untuk menjaga demokrasi.

Jokowi juga mengingatkan kepada semua pihak untuk menjaga kondusivitas Pemilu. Ia berharap Pemilu 2024 dapat berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

“Saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjaga Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” kata Jokowi.

Baca Juga  Pengusaha Vietnam Tergiur Investasi di IKN
Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik
Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang
Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026
Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia
Buron Kasus Penipuan Miliaran, Haksono Santoso Komisaris PT AKS Akhirnya Diciduk di Jakarta
Putusan MK Jadi Angin Segar bagi Masyarakat Hutan dan Petani Kecil
Ribuan Chef Profesional Turun untuk Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Senin, 5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Aktivis Jatim Nilai KUHP Baru Berpotensi Membungkam Kritik Publik

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:24 WIB

Jambi di Ambang Bencana Ekologis, WALHI Catat Hampir 1 Juta Hektar Tutupan Lahan Hilang

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:44 WIB

Bertemu Dasco, Presiden Prabowo Fokuskan Pemulihan Pascabencana di Awal 2026

Kamis, 18 Desember 2025 - 21:52 WIB

Punya Istri dan Dua Anak, Kepala BNN Diduga Selingkuh dengan Shandy Aulia

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB