Gelar Literasi Digital, Ganjar Milenial Centar Ajak Milenial Hidupkan Komunitas Literasi di Pamekasan

- Publisher

Jumat, 17 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GMC Pamekasan memberikan prolog di acara Literasi Digital GMC.

Ketua GMC Pamekasan memberikan prolog di acara Literasi Digital GMC.

Pamekasan– ketua Volunteer Ganjar Milenial Center (GMC) Pamekasan, Madura ajak generasi muda tingkatkan kualitas literasi dengan cerdas memilah informasi dan aktif di komunitas literasi yang ada di Pamekasan.

Ajakan tersebut disampaikan ketua GMC Pamekasan, Umarul Faruk pada saat memberikan pengantar di  acara literasi Digital GMC atau Pendidikan Melek Media dengan tema, “Post Trut dan Cara Menangkalnya” (Meluruskan Misinformasi, Malinformasi,  Disinformasi dan Tangkal Hoax). Acara ini  berkolaborasi dengan Bengkel Sastra dan LPM Semesta Unira.

Acara yang diikuti puluhan mahasiswa itu menghadirkan Ketua Forum Wartawan Pamekasan (FWP), Ongky Arista UA sebagai pemateri, Jumat (17/2/23) di Kafe Manifesco, Jl.  Jelmak, Pamekasan.

“Acara ini sengaja digelar untuk memperluas wawasan generasi milenial di tengah beragam informasi yang membanjiri jagad maya sekarang ini,” tutur Faruk.

Mantan Pimpinan Umum LPM Activita itu mengatakan bahwa dalam komunikasi media atau komunikasi jurnalistik kerapkali didapati strategi dalam mengemas informasi tentang suatu peristiwa dengan maksud pembentukan opini publik.

Baca Juga  Polisi Akan Selidiki Kasus Pengeroyokan Terhadap Kader PMII di Balai Desa Larangan Badung Pamekasan

“Dalam penyajian informasi ada istilah framing, ini masuk dalam  kajian komunikasi yang terdapat pada pembahasan teori agenda setting,” jelas Faruk.

Faruk menjelaskan, informasi bohong atau hoax dan framing, informasi yang disajikan dengan tujuan menggiring persepsi pembaca itu berbeda. Framing bukan informasi bohong tapi serangkaian fakta yang dipilih dengan tujuan tertentu.

“Tentu saja framing tidak berbohong, tapi dalam sajian berita, ada pristiwa tertentu yang sengaja ditonjolkan bahkan ada informasi yang sengaja ditiadakan untuk membentuk persepsi publik. Freming bertujuan membangun citra, makna yang diinginkan media,” lanjutnya.

Untuk itu ia berharap,  acara Literasi Digital yang diadakan GMC Pamekasan dapat diikuti secara maksimal dan materi yang disampaikan dapat membuat generasi milenial yang tergabung dalam kegiatan GMC Pamekasan cakap dalam menyerap informasi yang membanjiri jagad maya ini.

“Kami berharap acara ini diikuti dengan sunguh-sungguh, sehingga kita memiliki pisau analisis untuk melihat bagaimana sebuah realitas dibangun dan disajikan dalam dalam bentuk berita,” harapnya.

E47403D4 2BB6 4B89 BF89 BA3DB556EF07 scaled
GMC Pamekasan foto bersama setelah mengikuti acara literasi digital GMC.

Kata Peserta Tentang Pendidikan Melek Media

Baca Juga  Lunas, BRI Pamekasan Tak Kembalikan BPKB Milik Nasabah

Sementara itu, Fahri, peserta di acara Literasi Digital GMC Pamekasan mengungkapkan bahwa selama ini yang ia tau berita adalah fakta yang disajikan oleh pewarta tanpa memperhatikan begaimana berita disajikan atau dibingkai.

“Yah saya mendapat pengetahuan baru, yang membuat saya lebih berhati-hati dalam menyerap informasi,” ungkapnya.

Setalah mengikuti kegiatan Literasi Digital GMC Pamekasan, Fahri mengakui memiliki cara pandang yang baru dalam melihat sebuah informasi.

“Baru tau kalau ada berita yang disusun sedemikian rupa untuk kepentingan tertentu, seperti membangun makna, citra dan itu tidak disebut hoax,” tuturnya.

Kemudian ia berharap, acara-acara yang mencerdaskan generasi milenial dapat terus digelar oleh GMC Pamekasan, Madura.

“Kita perlu pendidikan yang selama ini tidak diajarkan di bangku sekolah, semoga acara seperti ini terus berlanjut dan menebar manfaat kepada khalayak,” harapnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Lerpak Bangkalan Kritik Rencana Pengeboran Minyak, 90 Persen Hasil Disebut ke Pihak Luar
Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos
Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR
Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo
KKN UIN Madura Posko 05 Kembangkan Kaligrafi sebagai Media Dakwah di Desa Dasok
Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Warga Lerpak Bangkalan Kritik Rencana Pengeboran Minyak, 90 Persen Hasil Disebut ke Pihak Luar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:37 WIB

KKN UIN Madura Posko 05 Kembangkan Kaligrafi sebagai Media Dakwah di Desa Dasok

Berita Terbaru

Berita

Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos

Rabu, 12 Agu 2026 - 18:37 WIB