SPPG Yayasan Husnul Khatimah Diduga Abaikan Standar IPAL, Warga Khawatir Limbah Cemari Lingkungan

- Publisher

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumenep Batuputih Aengmerah yang berada di bawah naungan Yayasan Husnul Khatimah diduga belum memenuhi standar pengelolaan limbah. Fasilitas yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu disebut belum memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL), sehingga pembuangan limbah menjadi sorotan warga.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, limbah cair dari dapur SPPG tersebut sebelumnya sempat dibuang di lokasi yang dekat dengan permukiman warga. Kondisi tersebut memicu keluhan masyarakat karena menimbulkan gangguan.

“Masyarakat banyak mengeluh karena limbah dibuang di dekat rumah penduduk,” ujarnya.

Menurut dia, setelah mendapat protes dari warga, pengelola memindahkan lokasi pembuangan limbah. Namun, limbah kini justru dialirkan ke sebuah sumur mati yang letaknya tidak jauh dari waduk.

Warga menilai langkah tersebut belum menyelesaikan persoalan. Mereka khawatir pembuangan limbah ke sumur mati tetap berpotensi mencemari lingkungan sekitar, terlebih aroma tidak sedap sudah tercium hingga area waduk.

“Bau limbahnya tercium menyengat sampai ke area waduk. Ini sudah jelas bisa mencemari lingkungan,” katanya.

Baca Juga  Bahaya yang Mengintai di Balik Kesepian

Ketua Yayasan Husnul Khatimah, Ach Syu’ib, mengakui bahwa hingga kini pihaknya belum memiliki fasilitas IPAL sesuai ketentuan. Dia mengakui limbah sementara masih dibuang ke sumur mati yang berada di dekat waduk.

“Sekarang masih dibuang ke sumur mati, lokasinya memang dekat dengan waduk,” ungkapnya.

Meski demikian, Syu’ib menilai penggunaan sumur mati tersebut tidak menimbulkan persoalan karena memiliki kedalaman yang cukup.

“Kalau menurut saya sudah sangat dalam,” ucapnya.

Dia memastikan pembangunan fasilitas pembuangan limbah yang sesuai spesifikasi pemerintah telah direncanakan dan akan dikerjakan dalam waktu dekat.

“Memang ada rencana untuk membangun tempat pembuangan limbah semasa liburan ini,” dalihnya.

Syu’ib mengaku proses pembangunan belum bisa dilakukan karena terkendala keterbatasan tenaga kerja. Menurutnya, banyak pekerja yang masih disibukkan dengan kegiatan penyambutan jemaah haji yang baru pulang.

“Banyak yang masih sibuk menyambut kepulangan haji, tapi secepatnya tempat pembuangan limbah itu saya buat,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yuk Intip! Cek Kesehatan Gratis Mulai Februari 2025, Pemerintah Siapkan Rp4,7 Triliun
Air Baina: Pilihan Bijak Masyarakat Madura untuk Kesegaran Sehari-hari
RS Larasati Pamekasan Sukses Gelar Pelatihan K3 untuk Tingkatkan Keselamatan Kerja
Khitan Massal Gratis Pamekasan Sukses Layani Ratusan Anak
Mengapa Berat Badan Tetap Naik Meski Makan Sedikit? Ini 4 Kemungkinan Penyebabnya
Bingung Hadapi Cuaca Buruk? ini 5 Tips untuk Kamu Agar Tetap Fit
Cara Jitu Menjaga Kesehatan Hingga Tua
Bahaya yang Mengintai di Balik Kesepian

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:27 WIB

SPPG Yayasan Husnul Khatimah Diduga Abaikan Standar IPAL, Warga Khawatir Limbah Cemari Lingkungan

Kamis, 6 Februari 2025 - 13:56 WIB

Yuk Intip! Cek Kesehatan Gratis Mulai Februari 2025, Pemerintah Siapkan Rp4,7 Triliun

Minggu, 26 Januari 2025 - 13:47 WIB

Air Baina: Pilihan Bijak Masyarakat Madura untuk Kesegaran Sehari-hari

Kamis, 21 November 2024 - 15:38 WIB

RS Larasati Pamekasan Sukses Gelar Pelatihan K3 untuk Tingkatkan Keselamatan Kerja

Minggu, 3 November 2024 - 14:13 WIB

Khitan Massal Gratis Pamekasan Sukses Layani Ratusan Anak

Berita Terbaru