Polres Sumenep Dalami Peran Anggota DPRD Sumenep dalam Dugaan Kasus Dana Pokir

- Publisher

Minggu, 20 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: AKP Agus Rusdiyanto S.H 
Kasat Reskrim Polres Sumenep

Foto: AKP Agus Rusdiyanto S.H Kasat Reskrim Polres Sumenep

Sumenep, SuaraNet Kepolisian Resor (Polres) Sumenep tengah mendalami dugaan tindak pidana korupsi terkait penggunaan dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) milik anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep. Penyelidikan dilakukan melalui Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumenep.

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Agus Rusdiyanto, membenarkan bahwa pihaknya telah memulai proses klarifikasi terhadap berbagai pihak, termasuk puluhan kepala desa. Pemeriksaan dilakukan sebagai tindak lanjut atas aduan sejumlah kelompok mahasiswa terkait dugaan penyimpangan anggaran Pokir tahun 2021 hingga 2023.

“Penyidik Unit Tipidkor sudah melakukan pemanggilan klarifikasi kepada puluhan kepala desa,” ujar AKP Agus melalui sambungan telepon, Senin (tanggal disesuaikan). “Untuk anggaran tahun 2022 dan 2023, Pokir direalisasikan melalui skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa yang langsung masuk ke APBDes. Sementara untuk tahun 2021, kami masih merencanakan pemanggilan terhadap Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas).”

Ia menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan akan terus didalami untuk menelusuri potensi kerugian negara serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari upaya Polres Sumenep dalam memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.

Baca Juga  Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Ajak Warga Pamekasan Menangkan Pasangan Berbakti!

Lebih lanjut, AKP Agus menyebutkan bahwa penyelidik juga akan melakukan klarifikasi terhadap sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sumenep. Hal ini dilakukan untuk memperjelas proses pengusulan hingga realisasi dana Pokir yang berasal dari hasil reses anggota dewan.

“Dana Pokir merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui anggota dewan. Maka penting bagi kami untuk meminta keterangan langsung dari pihak legislatif,” ucapnya.

Polres Sumenep turut mengimbau masyarakat agar turut berpartisipasi dalam pengawasan dan memberikan informasi yang relevan demi mendukung proses hukum yang berjalan. Pihak kepolisian menyatakan komitmennya untuk bertindak secara profesional dan transparan dalam penanganan kasus ini hingga tuntas.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”
Al-Anwar Gelar HIMA 2026, Padukan Kompetisi, Edukasi dan Hiburan dalam Satu Panggung

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:29 WIB

Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:06 WIB

Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB