Anggaran Rp1,7 Miliar, Jalan Desa Terabaikan, Warga Sana Laok Tewas di Perjalanan

- Publisher

Minggu, 13 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Istimewa

Dok. Istimewa

Pamekasan, SuaraNet Seorang warga Desa Sana Laok, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit. Peristiwa ini memicu sorotan tajam terhadap pengelolaan Dana Desa yang disebut mencapai Rp1,7 miliar setiap tahun, namun kondisi infrastruktur jalan masih sangat memprihatinkan.

Insiden terjadi pada pukul 03.45 WIB. Korban yang tengah kritis di rumahnya di Dusun Cok Pocok dilarikan ke rumah sakit sejauh 31 kilometer menggunakan mobil losbak L300. Namun, perjalanan terhambat karena jalan yang rusak parah.

Baihaqi, sopir yang membawa korban, mengaku kesulitan selama perjalanan karena kondisi jalan yang tidak mendukung. “Kami sudah berusaha secepat mungkin, tapi jalan yang rusak membuat laju mobil terganggu,” ujarnya.

Setelah korban dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga berinisiatif meminjam mobil desa untuk membawa jenazah pulang. Namun, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena alasan sopir desa sedang istirahat, meski pihak keluarga telah membawa sopir pengganti.

Kejadian ini memunculkan keluhan dari warga yang menyoroti lambannya perbaikan infrastruktur dasar di desanya. Mereka berharap pemerintah desa lebih serius dalam memprioritaskan pembangunan jalan dan penyediaan layanan kesehatan.

Baca Juga  Kasus Narkoba di Pamekasan Capai 195,64 Gram di Tahun 2023

“Anggaran desa yang besar seharusnya bisa dialokasikan untuk kebutuhan mendesak seperti jalan dan fasilitas kesehatan,” ujar salah satu warga.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa terkait penggunaan Dana Desa dan perencanaan pembangunan infrastruktur di Desa Sana Laok.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Umarul Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot
Kasus Cukai Melebar, Sejumlah Pengusaha Rokok di Sumenep Masuk Radar KPK
KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot
Menkeu Ancam Tutup Peredaran Rokok Ilegal Jika Tak Masuk Pasar Legal
KPK Terus Memperluas Penyidikan Kasus Suap Bea dan Cukai, Pengusaha Rokok Malang Ikut Disorot?

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Jumat, 17 April 2026 - 14:39 WIB

Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Kamis, 16 April 2026 - 18:19 WIB

Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Minggu, 12 April 2026 - 11:31 WIB

KPK Perluas Kasus Suap Bea Cukai, Industri Rokok Jatim–Jateng Disorot

Berita Terbaru