Kasus Narkoba di Pamekasan Capai 195,64 Gram di Tahun 2023

- Publisher

Jumat, 29 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Penyitaan Bukti dalam konferensi pers Akhir Tahun 2023 Polres Pamekasan

Saat Penyitaan Bukti dalam konferensi pers Akhir Tahun 2023 Polres Pamekasan

Pamekasan, SuaraNet Kasus narkoba di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mencapai 195,64 gram pada tahun 2023. Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, dalam konferensi pers akhir tahun, Jumat (29/12).

Data yang dipaparkan Kapolres menunjukkan, kasus sabu-sabu mencapai penurunan dari 524,25 gram pada tahun 2022 menjadi 195,64 gram pada tahun 2023. Kasus narkotika ganja juga meningkat dari 4,17 gram menjadi 2.380 gram.

Dengan demikian, total kasus narkoba di Pamekasan pada tahun 2023 mencapai 130 kasus dengan 195,64 gram barang bukti.

Kapolres mengatakan, menurutnya kasus narkoba ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain, kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjauhi narkoba, maraknya peredaran narkoba di Pamekasan dan rendahnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak

Kapolres mengajak seluruh masyarakat Pamekasan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba. Ia juga meminta orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba merupakan musuh bersama. Mari kita bersama-sama memerangi narkoba untuk menyelamatkan generasi bangsa,” ujar Kapolres.

Baca Juga  Fattah Jasin dan Kyai Mujahid Komitmen untuk Meningkatkan Pendidikan Usia Dini di Pamekasan

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk melapor kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya peredaran narkoba di lingkungannya.

Penulis : Fahrur Rozi

Editor : Umarul Faruk

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”
Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi
Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi
Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:25 WIB

Diduga Mik Dasco Beri Celetukan saat Live DPR: “Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi”

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Pengurus Baru PMII Rayon Mandilaras Dilantik, Tegaskan Komitmen Organisasi

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Hadiri Gema FIA 2026, Ansari Ajak Mahasiswa UNIRA Bijak Kawal Demokrasi

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Berita Terbaru

Fenomena flexing gadget mahal di media sosial semakin sering ditemui di era digital. Banyak orang menjadikan gadget premium sebagai simbol gaya hidup, status sosial, dan sarana mencari validasi dari lingkungan sekitar. foto/ist

Opini

Upgrade HP atau Upgrade Gengsi?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:32 WIB