Dukung Penuh Paslon Berbakti, MH Said Abdullah Optimis Menang di Pilkada Pamekasan

- Publisher

Sabtu, 2 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah optimisti pasangan Berbakti menang dalam Pilkada 2024.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah optimisti pasangan Berbakti menang dalam Pilkada 2024.

Pamekasan — Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah, memastikan bahwa pasangan calon (paslon) Berbakti 03 akan menang dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Said Abdullah saat kunjungan ke Pondok Pesantren Darut Tauhid Al-Islami di Palpetto Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Pesantren tersebut merupakan milik calon Bupati Pamekasan, RKH Muhammad Bakir Hasan, nomor urut 03.

Kunjungan ini dilakukan sebagai upaya untuk memperluas dan memperkuat dukungan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2024. Dalam kunjungan tersebut hadir pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Muhammad Baqir Aminatullah-Taufadi (Berbakti).

“Paslon Berbakti pasti akan menang. Jadi, tidak ada pertimbangan lain, Berbakti harus menang,” ungkap MH Said Abdullah pada Sabtu, 2 November 2024.

MH Said Abdullah menilai bahwa sosok paslon Berbakti semuanya berasal dari kalangan Ahlussunnah Wal Jamaah dan tidak diragukan lagi. Ia juga menekankan bahwa Pilbup tidak ada hubungannya dengan partai politik, melainkan partai adalah alat untuk mencapai tujuan.

Baca Juga  Bupati Pamekasan Lantik 9 Pimpinan Tinggi Pratama Pamekasan, Berikut Nama dan Jabatannya

“Jadi, kami percaya paslon Berbakti akan menang, dan calon Berbakti memiliki orientasi yang sangat jelas,” katanya.

Selain itu, Said menjelaskan bahwa tema besar PDIP pada Pilkada 2024 di Madura adalah menjadikan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) sebagai pegangan dalam menjalankan pemerintahan. Menurutnya, Aswaja bukan hanya sekadar ritual atau konsep, tetapi juga prinsip yang menjadi landasan dalam membentuk pemerintahan yang bersih dan baik, agar tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa yang menjunjung nilai-nilai Aswaja.

Ia menambahkan bahwa jika nilai-nilai Aswaja menjadi pedoman dalam proses pengambilan kebijakan, maka pemerintahan akan berjalan dengan lebih baik. Said juga menyatakan bahwa dalam mengusung calon, PDIP tidak hanya sekadar mendukung dan memenangkan, tetapi juga memastikan karakter dan nilai budaya Madura tetap terjaga.

“Nilai-nilai Aswaja seperti fathonah, sidik, dan amanah harus diimplementasikan di semua elemen pemerintahan untuk membentuk pemerintahan yang bersih dan baik (clean and good governance),” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB