FGD Jilid II, PWI Pamekasan Galang Dukungan untuk Kemajuan Wamira Mart

- Publisher

Jumat, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta yang terlibat dalam FGD Jilid II, yaitu unsur pemerintah, akademisi, badan dan atau pelaku usaha, masyarakat, komunitas, dan media massa berkolaborasi serta berkomitmen dalam kemajuan Wamira Mart di Kabupaten Pamekasan.

Peserta yang terlibat dalam FGD Jilid II, yaitu unsur pemerintah, akademisi, badan dan atau pelaku usaha, masyarakat, komunitas, dan media massa berkolaborasi serta berkomitmen dalam kemajuan Wamira Mart di Kabupaten Pamekasan.

Pamekasan, SuaraNetPersatuwan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan, menggelar Focus Group Discussion (FGD) Jilid II untuk mendorong langkah kemajuan Wirausaha Baru (WUB) Warung Milik Rakyat (Wamira) Mart, Kamis (7/9).

Penyelenggara Focus Group Discussion (FGD) Jilid II, mengangkat tema ‘Nasib Wamira Mart setelah Purnatugas Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam’.

Peserta yang terlibat dalam FGD Jilid II, yaitu unsur pemerintah, akademisi, badan dan atau pelaku usaha, masyarakat, komunitas, dan media massa berkolaborasi serta berkomitmen dalam kemajuan Wamira Mart di Kabupaten Pamekasan.

Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam menyampaikan, upaya pemerintah daerah mewujudkan wadah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam bentuk Warung Milik Rakyat (Wamira) menjadi sesuatu yang baik. Namun, sistem pengelolaan kurang maksimal.

Bahkan, disebut belum legal formal bahwa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ditunjuk sebagai pengelola Wamira Mart belum dibentuk.

Melalui FGD Jilid II PWI Pamekasan, Anam merekomendasi perlunya koperasi sebagai pengelola Warung Milik Rakyat (Wamira) Mart supaya usaha yang dijalankan tetap bersaing dan tertuju untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  RSUD Smart Pamekasan Siap Melayani Selama Libur Lebaran 2024

“Penting bagi pemerintah memfasilitasi akses modal pengelola Wamira Mart dengan bunga yang rendah. Belum banyak pengelola yang memiliki akses cukup untuk mendapatkan bantuan modal usaha dengan bunga rendah,” ungkapnya.

Menurutnya, perlu intervensi dari pemerintah daerah untuk ikut membantu memasarkan produk melalui lembaga pemerintahan. Serta menggunakan produk lokal sebagai konsumsi kebutuhan sehari-hari.

Pihaknya mendorong pemerintah membentuk tim ahli yang bertugas melakukan pembinaan dan koordinasi berkelanjutan demi kemajuan Wamira Mart kedepan. Tim ahli cukup mewakili dalam hal pelaporan dengan melibatkan akademisi yang bisa membuat toko warung online.

“Transaksi harian otomatis terlaporkan, tidak perlu diaudit petugas datang tiap hari. Tetapi, cukup lihat stok barang dengan transaksi yang ada,” imbuhnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan, Muttaqin menjelaskan, pemerintah daerah memberikan fasilitas rehabilitasi dan tambahan sarana pendukung lain terhadap pemilik toko dan bekerja sama dengan PT Aneka Usaha Mekkasan Makmur (AUMM) untuk usaha Wamira Mart dengan cara bagi hasil.

Baca Juga  STIE Bakti Bangsa Dorong Peran Aktif Lulusan Melalui Gelar Wisuda Kedua

“Terdapat beberapa toko atau Wamira Mart belum bisa berjalan sesuai harapan. Karena, mereka tidak memiliki modal cukup untuk mengisi barang jualan dan berharap mendapatkan modal 100 persen dari PT AUMM agar dapat menjalankan usaha,” jelasnya.

Ucapan terima kasih terhadap seluruh pemateri, yakni Diskop UMK dan Naker, Muttaqin, Wakil Ketua Komisi II DPRD, Ismail A. Rahim, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Harisandi Savari, dan Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam. Tanpa terkucuali untuk peserta FGD Jilid II.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para pemateri, peserta yang terlibat dan proaktif, serta dukungan dari pemerintah daerah demi kemajuan pelaku usaha Wamira Mart di Kabupaten Pamekasan,” kata Ketua Panitia, Andikurrahman.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan
Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK
Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat
Arah Baru UKM IQDA UIN Madura, Fokus Penguatan Kader dan Peran Organisasi
Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah
Video Susu Tango Kido Diduga Berulat Viral, Program MBG Pamekasan Menyedot Perhatian Publik 
Gugatan Rp140 Miliar Disoal, Mintarsih Ungkap Kejanggalan Proses Hukum
KPK Dalami Kasus Cukai Rokok, H. Mukmin, Iskandar, dan Syafwan Wahyudi Ikut Disorot

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Sempat DPO dan Ditangkap Penggelapan 2 Juta Dolar AS, Kini Kasus Haksono Santoso Dihentikan

Kamis, 30 April 2026 - 15:18 WIB

Hampir 2 Tahun Tanpa Penahanan Tersangka Hibah Jatim, Publik Uji Nyali KPK

Kamis, 30 April 2026 - 14:40 WIB

Program MBG Yayasan Rumah Inovasi Sejahtera di Pamekasan Dikritik, Wali Murid Temukan Buah Berulat

Sabtu, 25 April 2026 - 18:34 WIB

Arah Baru UKM IQDA UIN Madura, Fokus Penguatan Kader dan Peran Organisasi

Jumat, 24 April 2026 - 12:45 WIB

Bhakti Lingkungan, TNI dan Dema UIN Madura Kompak Basmi Sampah

Berita Terbaru