Akibat Toilet Berbayar, Kepala MAN 1 Pamekasan Kena Sanksi dari Kemenag RI

- Publisher

Senin, 9 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kemenag Pamekasan.

Kantor Kemenag Pamekasan.

Pamekasan, SuaraNet Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pamekasan, Madura, kini menghadapi sanksi serius dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) terkait kasus toilet berbayar yang baru-baru ini mencuat. Sanksi yang diberlakukan berupa penundaan pangkat terhadap kepala sekolah tersebut.

Mawardi, Kepala Kemenag Kabupaten Pamekasan, menyatakan, “Mengenai sanksi ini, kami menginformasikan bahwa hal tersebut didasarkan pada informasi yang kami terima,” pada hari Senin (9/10).

Kasus ini bermula dari protes seorang guru bernama Mohammad Arif terhadap sistem toilet berbayar di MAN 1 Pamekasan. Arif mengalami mutasi secara sepihak oleh kepala sekolah, Nu’man Afandi, tanpa pemberitahuan sebelumnya. “Sesuai dengan peraturan, dalam kasus mutasi pegawai negeri sipil (ASN), seharusnya terdapat surat permohonan. Namun, saya tiba-tiba menerima Surat Keputusan (SK) dari Kantor Wilayah Kemenag yang menyatakan bahwa saya dimutasi,” ungkap Arif pada hari Jumat (22/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat mutasi menunjukkan bahwa mutasi tersebut diduga atas usulan dari Kepala Sekolah MAN 1 Pamekasan. Kejanggalan lain terlihat dengan kekurangan guru Bahasa Indonesia, mata pelajaran yang diampu oleh Arif.

Baca Juga  Kasus Curanmor di Pamekasan Terungkap, Polisi Tahan Dua Tersangka

Kasus ini terus menjadi perhatian masyarakat, dan pihak terkait sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengklarifikasi masalah ini.

Sementara itu, kepala sekolah terlibat menghadapi penundaan pangkat sebagai sanksi dari Kemenag.

Print Friendly, PDF & Email

Berita Terkait

Polres Pamekasan Siapkan Strategi Edukatif dan Persuasif untuk Operasi Patuh Semeru 2024
First Date Anti Gagal, Dijamin Bikin Gebetan Klepek-Klepek!
Keren! Bakal Calon Bupati Pamekasan Rudy Susanto Tetap Aktif Melaksanakan Tugas sebagai ASN di Syahbandar Utama Surabaya
Pelaku Pencabulan Anak di Pamekasan Ditangkap, Korban Bocah 8 Tahun
Rugikan Negara 47 Milyar, GAM Jatim Minta Husnul Aqib Ditetapkan Jadi Tersangka
Satuan Polair Polres Pamekasan Gencar Patroli untuk Cegah Tindak Kriminal di Perairan
KH Kholilurrahman Terima Surat Tugas dari Partai Demokrat untuk Pilkada Pamekasan 2024
Kopri Komisariat PMII IAIN Madura Berdayakan Perempuan Lewat Rumah Sahabat Perempuan

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 16:06 WIB

Polres Pamekasan Siapkan Strategi Edukatif dan Persuasif untuk Operasi Patuh Semeru 2024

Jumat, 12 Juli 2024 - 14:03 WIB

First Date Anti Gagal, Dijamin Bikin Gebetan Klepek-Klepek!

Rabu, 10 Juli 2024 - 09:24 WIB

Keren! Bakal Calon Bupati Pamekasan Rudy Susanto Tetap Aktif Melaksanakan Tugas sebagai ASN di Syahbandar Utama Surabaya

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:13 WIB

Rugikan Negara 47 Milyar, GAM Jatim Minta Husnul Aqib Ditetapkan Jadi Tersangka

Selasa, 9 Juli 2024 - 12:20 WIB

Satuan Polair Polres Pamekasan Gencar Patroli untuk Cegah Tindak Kriminal di Perairan

Senin, 8 Juli 2024 - 15:07 WIB

KH Kholilurrahman Terima Surat Tugas dari Partai Demokrat untuk Pilkada Pamekasan 2024

Minggu, 7 Juli 2024 - 20:17 WIB

Kopri Komisariat PMII IAIN Madura Berdayakan Perempuan Lewat Rumah Sahabat Perempuan

Minggu, 7 Juli 2024 - 19:05 WIB

Gelar Rapat Koordinasi, PPP Pamekasan Bersiap Hadapi Pilkada 2024

Berita Terbaru

foto: pinimg.com

Kesehatan

Cara Jitu Menjaga Kesehatan Hingga Tua

Kamis, 11 Jul 2024 - 14:37 WIB