Demo Besar Rakyat Jatim Menggugat Ditunda, Korlap: Tangkal Penumpang Gelap

- Publisher

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musfiq, salah satu inisiator aksi massa Rakyat Jawa Timur Menggugat saat memberikan keterangan resmi kepada awak media.

Musfiq, salah satu inisiator aksi massa Rakyat Jawa Timur Menggugat saat memberikan keterangan resmi kepada awak media.

Surabaya – Aksi demonstrasi besar-besaran”Rakyat Jatim Menggugat” yang digadang-gadang akan menggoncang Gedung Negara Grahadi pada 3 September mendatang, kini resmi ditunda.

Keputusan mengejutkan ini diambil sebagai langkah antisipasi agar aksi damai mereka tidak ditumpangi oleh pihak-pihak yang ingin membuat kerusuhan.

Penundaan ini ditandai dengan dibongkarnya posko yang selama ini menjadi markas mereka di Taman Apsari, tepat di depan Gedung Negara Grahadi.

Posko yang telah berdiri sejak 21 Agustus ini dibongkar pada Senin malam, hanya sehari setelah beredar kabar tentang aksi-aksi anarkis yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur.

Musfiq, salah satu Korlap Rakyat Jatim Menggugat, keputusan ini diambil setelah melihat situasi yang tidak kondusif belakangan ini.

“Melihat situasi yang tidak kondusif saat ini, saya fikir perlu untuk mengambil tindakan tegas ini, untuk menjaga situasi tetap kondusif dsn menjaga keselamatan massa aksi,”,” jelasnya. Selasa, 2 September 2025.

Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak ingin niat baik mereka untuk menyuarakan aspirasi publik tercoreng oleh ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga  Dear Jatim Temukan Indikasi Korupsi Dalam Pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Sumenep

Musfiq juga menegaskan bahwa penundaan ini tidak berarti mereka membatalkan tuntutan.

“Aksi massa pada tanggal 3 ini ditunda, bukan dibatalkan,” tegasnya.

Hal ini membantah isu yang beredar bahwa aksi tersebut batal karena adanya lobi-lobi atau kesepakatan di balik layar.

“Kondisi berbagai daerah yang tidak memungkinkan, tidak hanya di Jatim dan tangkal penumpang gelap” imbuhnya.

Meskipun ditunda, tiga tuntutan utama yang selama ini digaungkan oleh Rakyat Jatim Menggugattidak berubah. Pertama, mereka meminta penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor roda dua dan empat. Kedua, menuntut pengusutan dugaan korupsi dana hibah triliunan rupiah yang diduga melibatkan Gubernur Jatim. Dan ketiga, mendesak penghapusan segala bentuk pungli di SMA/SMK Negeri di Jawa Timur.

Dengan penundaan ini, pihak Rakyat Jatim Menggugat berharap dapat menyusun strategi yang lebih matang dan memastikan aksi mereka berjalan damai tanpa adanya “penumpang gelap” yang bisa merusak tujuan mulia mereka.

Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Lerpak Bangkalan Kritik Rencana Pengeboran Minyak, 90 Persen Hasil Disebut ke Pihak Luar
Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos
Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR
Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo
KKN UIN Madura Posko 05 Kembangkan Kaligrafi sebagai Media Dakwah di Desa Dasok
Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Warga Lerpak Bangkalan Kritik Rencana Pengeboran Minyak, 90 Persen Hasil Disebut ke Pihak Luar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:37 WIB

Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Di Balik Tenangnya Senayan: Mengenal Sosok ‘Don Dasco’ dan Gurita Pengaruhnya di DPR

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Raffi Ahmad Disebut Bawa Pesan Istana di Balik Mundurnya Perry Warjiyo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:37 WIB

KKN UIN Madura Posko 05 Kembangkan Kaligrafi sebagai Media Dakwah di Desa Dasok

Berita Terbaru

Berita

Foto Mirip Anggota DPRD Sumenep Viral di Medsos

Rabu, 12 Agu 2026 - 18:37 WIB