Bupati Sumenep Layangkan Surat ke Jokowi, Minta Jalur Kereta Api Pulau Madura di Aktifkan kembali

- Publisher

Kamis, 2 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

SUARANET, SUMENEP – Bupati Sumenep, Ra Achmad Fauzi, melayangkan surat kepada Presiden RI Joko Widodo pada hari Minggu (29/01). Surat yang dilayang berisi pemermintaan untuk mengaktifkan kembali jalur kereta api di Pulau Madura.

 

Hal tersebut dilakukan atas dasar aspirasi dari masyarakat Sumenep. Selain itu, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Pulau Madura.

 

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Sumenep, jika jalur kereta api diaktifkan kembali, maka akan banyak komoditas yang hilir mudik dari Madura menuju Surabaya ataupun sebaliknya.

 

“Dengan adanya Infrastruktur Kereta Api, masyarakat akan lebih menghemat waktu dan lebih mudah untuk melakukan komoditas pangan antar kota. Hal ini juga menopang kemajuan daerah yang belum terpenuhi sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Madura,” tuturnya pada, Minggu (29/1/2023).

 

Ia juga mengajak Bupati se-Madura untuk ikut andil mendukung dan mewujudkan reaktivasi Jalur Kereta Api di Madura.

 

“Saya sudah melayangkan surat kepada pihak pemerintah pusat untuk disampaikan kepada bapak presiden, apalagi saya sudah juga kordinasi dan mengajak seluruh bupati Se-Madura untuk ikut andil serta mendukung penuh dalam mewujudkan niat kita bersama ini,” pungkasnya.

Baca Juga  Bupati Sumenep Gratiskan Arus Balik Kapal dari Kepulauan Menuju Kalianget
Follow WhatsApp Channel www.suaranet.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia
Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara
Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel
Dugaan Timah Ilegal, Aktivis Desak Pengusutan Rantai Pasok PT Mitra Stania Prima
KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim
Harta Kaisar Kiasa Rp627,68 Miliar, Jauh Melampaui Kekayaan Said Abdullah, Kok Bisa?
MTN Seni Budaya Gelar Residensi Menulis “Menggarami Tiga Praja”

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:49 WIB

Tak Bisa Lagi Bersembunyi, Buron Kasus Tambang PT Bososi Dipulangkan Interpol ke Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:52 WIB

Mengurai Misteri Dokumen Palsu di Pusaran Timah Ilegal PT MSP

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:28 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Pasir Timah Ilegal Asal Bangka di Jakarta Utara

Minggu, 5 Juli 2026 - 03:05 WIB

Terendus Intelijen, TNI AL Gagalkan Pengiriman 3,88 Ton Pasir Timah Ilegal di Perairan Babel

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51 WIB

KPK Kehilangan Taring dalam Penanganan Kasus Dana Hibah Jatim

Berita Terbaru

Ilustrasi

Sastra

Puisi-Puisi Perjuangan Julyivia Purba

Minggu, 5 Jul 2026 - 04:12 WIB